batampos — Presiden Prabowo Subianto menargetkan seluruh sekolah di Indonesia memiliki layar pintar sebagai bagian dari program digitalisasi pendidikan nasional yang mulai dijalankan secara bertahap tahun ini.
Hal itu disampaikan Prabowo saat berdialog dengan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, di Gorontalo, Sabtu (9/5).
Prabowo menanyakan langsung perkembangan distribusi layar pintar di sekolah-sekolah di wilayah tersebut.
Baca Juga: Ramalan Shio 10 Mei 2026, 6 Shio Dipayungi Keberuntungan dan Kemakmuran
“Gimana wali kota, bupati? Sekolah-sekolah di Gorontalo sudah terima layar-layar pintar? Sudah? Satu. Tapi mulai tahun ini tiap sekolah akan terima tiga lagi,” ujar Prabowo.
Menurut dia, tambahan distribusi perangkat tersebut diharapkan membuat setiap sekolah minimal memiliki empat ruang kelas dengan fasilitas layar pintar pada akhir tahun ini.
“Berarti saya berharap akhir tahun ini tiap sekolah sudah ada empat ruang kelas yang ada layar yang disebut layar pintar. Karena dia memang pintar. Kita bisa gunakan interaktif,” katanya.
Prabowo menegaskan program itu akan terus diperluas pada tahun depan hingga seluruh ruang kelas di Indonesia memiliki fasilitas layar pintar.
“Tahun depan kita tambah lagi. Nantinya semua ruang kelas akan punya layar-layar pintar itu,” lanjutnya.
Baca Juga: Gandeng BKKBN dan BAZNAS, OJK Kepri Latih Pelaku UMKM dan Lansia Kelola Keuangan Keluarga
Ia menjelaskan, keberadaan layar pintar diharapkan membantu pemerataan kualitas pendidikan, khususnya bagi sekolah di daerah terpencil atau yang mengalami kekurangan tenaga pengajar.
Melalui sistem digital tersebut, guru di daerah dapat memperoleh bantuan materi pembelajaran langsung dari pusat secara real time.
“Yang nantinya guru-guru di tempat yang sulit, dia bisa dibantu dari pusat. Pelajarannya, tambahan silabusnya, bantuan-bantuan bahan, kita bisa langsung waktu yang real time,” jelasnya.
Tak hanya untuk mendukung pembelajaran, teknologi itu juga disebut memungkinkan pemerintah memantau aktivitas ruang kelas secara langsung dari Jakarta.
Baca Juga: Sering Kehabisan Resource Pas Main? Ini 5 Alasan Kenapa Wajib Top Up Magic Chess di GoPay Games
Menurut Prabowo, sistem tersebut dapat digunakan untuk memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan optimal di seluruh Indonesia.
“Kita akan bisa monitor semua kelas di seluruh Indonesia bisa kita monitor dari Jakarta. Jadi kalau ada guru-guru yang gak masuk, kita bisa lihat mana guru yang tidak masuk. Pendidikan sangat penting untuk anak-anak kita,” terangnya. (*)
Editor : M Tahang