Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

DPR Janji Tindak Lanjuti Aspirasi Mahasiswa, Dasco: Status 16 Mahasiswa Trisakti Akan Dicabut

jpg • Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:31 WIB
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco menemui masa aksi usai mengikuti audiensi di Gedung DPR RI Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Jumat (19/6/2026). (Salman Toyibi/ Jawa Pos)
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco menemui masa aksi usai mengikuti audiensi di Gedung DPR RI Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Jumat (19/6/2026). (Salman Toyibi/ Jawa Pos)
 

batampos – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, bersama Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa menemui ribuan mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (19/6) malam.

Pertemuan tersebut berlangsung setelah pimpinan DPR menerima audiensi sejumlah perwakilan mahasiswa dari berbagai kampus, di antaranya Universitas Trisakti, Universitas Esa Unggul, Universitas Mercu Buana, Universitas Dian Nusantara, dan HMI MPO.

Di hadapan massa aksi, Dasco menegaskan bahwa DPR akan menampung dan menindaklanjuti seluruh aspirasi yang disampaikan mahasiswa.

Baca Juga: Amerika Serikat Lolos ke Babak 32 Besar Setelah Tundukkan Australia 2-0

“Tadi, beberapa aspirasi yang ditujukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat, kami juga sudah sampaikan. Dan insyaallah kita akan lanjutkan dan kita akan tindaklanjuti,” ujar Dasco yang disambut sorakan peserta aksi.

Status 16 Mahasiswa Trisakti Dijanjikan Dicabut

Salah satu isu utama yang dibahas dalam audiensi adalah status hukum 16 mahasiswa Trisakti yang masih berstatus tersangka.

Menurut Dasco, Ketua Komisi III DPR telah berkomunikasi dengan pihak terkait dan dalam waktu dekat status tersebut akan dicabut.

“Dalam satu minggu ke depan, insyaallah mahasiswa Trisakti yang 16 itu status tersangkanya akan dicabut,” tegasnya.

Selain itu, Dasco juga menyampaikan bahwa dua mahasiswa Universitas Mercu Buana yang sempat diamankan aparat kepolisian sebelum mengikuti aksi demonstrasi akan dibebaskan.

Kedua mahasiswa tersebut diketahui bernama Jefri dan Habib.

“Yang tadi mau datang ke DPR unjuk rasa tapi ditahan dua orang itu, yang bernama Jefri dan Habib. Kenapa ditahan? Karena membawa bensin. Tapi malam ini, begitu bubar demo ini, dia langsung bebas,” katanya.

Soroti Tata Kelola Migas dan Kelangkaan BBM Subsidi

Dalam audiensi tersebut, DPR juga memfasilitasi dialog antara mahasiswa dengan BPH Migas terkait tata kelola sektor minyak dan gas nasional.

Dasco menyebut hasil evaluasi yang dilakukan menunjukkan adanya potensi efisiensi anggaran hingga Rp70 triliun dari sejumlah proses yang dinilai tidak efektif.

Selain itu, DPR juga menindaklanjuti keluhan mahasiswa mengenai kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di sejumlah wilayah, termasuk kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat.

Menurut Dasco, persoalan tersebut telah disampaikan langsung kepada Bahlil Lahadalia.

“Tadi sudah langsung dengan Menteri ESDM, Pak Bahlil, berkomunikasi langsung berdialog,” ujarnya.

Aspirasi Akan Diteruskan ke Pemerintah

Dasco memastikan seluruh tuntutan yang disampaikan mahasiswa akan diteruskan kepada pemerintah untuk mendapat tindak lanjut.

Beberapa isu yang menjadi perhatian mahasiswa antara lain stabilitas ekonomi dan politik, evaluasi program pemerintah, kesejahteraan guru honorer, tata kelola energi, hingga penegakan supremasi sipil.

“Nah yang lain-lain, terkait dengan tuntutan-tuntutan yang lainnya, kami akan secepatnya komunikasikan dan tindak lanjuti, sampaikan dengan pemerintah,” pungkasnya.

Aksi demonstrasi tersebut berlangsung relatif kondusif dan ditutup setelah mahasiswa menerima penjelasan langsung dari pimpinan DPR mengenai sejumlah tuntutan yang mereka sampaikan.

Editor : Jamil Qasim
#Aspirasi Mahasiswa #dpr