Tiga Gunung Api di Indonesia Erupsi Bersamaan, Warga Diminta Waspada

Antara • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:36 WIB
Gunung Semeru mengalami erupsi pada Selasa malam. Aktivitas vulkanik Semeru saat ini berstatus Level III atau Siaga.
Gunung Semeru mengalami erupsi pada Selasa malam. Aktivitas vulkanik Semeru saat ini berstatus Level III atau Siaga.

batampos - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat tiga gunung api aktif di Indonesia mengalami erupsi secara beruntun pada Selasa malam.

Ketiga gunung tersebut adalah Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara, Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Gunung Semeru di Jawa Timur.

Data yang dipublikasikan Badan Geologi menunjukkan ketiga gunung tersebut mengalami erupsi pada waktu yang berdekatan dengan karakteristik aktivitas vulkanik yang berbeda.

Gunung Ibu Erupsi Tiga Kali

Gunung Ibu tercatat mengalami tiga kali erupsi dalam kurun waktu beberapa jam pada Selasa malam.

Erupsi pertama terjadi pada pukul 20.36 WIT dengan tinggi kolom abu mencapai sekitar 700 meter di atas puncak.

Selanjutnya, erupsi kembali terjadi pada pukul 20.58 WIT dengan kolom abu setinggi sekitar 500 meter di atas puncak.

Gunung Ibu kemudian kembali mengalami erupsi pada pukul 23.11 WIT. Kali ini, kolom abu vulkanik membubung hingga sekitar 600 meter di atas puncak.

Kolom abu yang teramati berwarna putih hingga kelabu dan bergerak ke arah timur laut serta timur.

Badan Geologi saat ini menetapkan aktivitas vulkanik Gunung Ibu pada Level II atau Waspada.

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi

Aktivitas erupsi juga terjadi di Gunung Lewotobi Laki-laki, Flores Timur, NTT.

Gunung tersebut mengalami erupsi pada pukul 21.09 WITA. Letusan menghasilkan kolom abu berwarna kelabu tebal setinggi sekitar 300 meter di atas puncak.

Arah sebaran abu teramati menuju barat dan barat laut. Erupsi tersebut juga terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 11 milimeter dan durasi sekitar 109 detik.

Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki saat ini berada pada Level III atau Siaga.

Gunung Semeru Juga Erupsi

Tidak lama berselang, Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi pada pukul 20.33 WIB.

Visual letusan tidak dapat diamati karena kawasan puncak gunung tertutup kabut. Namun, Petugas Pemantau Gunung Api (PPGA) Semeru mencatat adanya getaran erupsi pada seismograf.

Getaran tersebut memiliki amplitudo maksimum 22 milimeter dengan durasi sekitar 235 detik.

Gunung Semeru saat ini berada pada Level III atau Siaga.

Badan Geologi mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga sejauh 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.

Di luar wilayah tersebut, masyarakat juga dilarang melakukan aktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga sejauh 17 kilometer dari puncak.

Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena kawasan tersebut masih berisiko terhadap bahaya lontaran batu pijar.

Aktivitas erupsi tiga gunung api tersebut menjadi perhatian karena terjadi dalam waktu yang berdekatan. Masyarakat di sekitar kawasan rawan bencana diimbau mengikuti rekomendasi dan informasi resmi dari Badan Geologi serta tidak memasuki zona yang telah ditetapkan berbahaya.

Editor : Putut Ariyo
Gunung Semeru Gunung Ibu Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Badan Geologi