Spesifikasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Angkut Belasan Helikopter dan Drone Tempur

jpg • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 20:31 WIB
Penampakan Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 di Dermaga 107 Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (18/9/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Penampakan Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 di Dermaga 107 Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (18/9/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

Panjang 180 Meter, Kecepatan Maksimal 30 Knot

JAKARTA (BP) – Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Jakarta, Jumat (18/9). Kapal perang eks Angkatan Laut Italia yang akan diserahterimakan kepada Indonesia tersebut memiliki sejumlah kemampuan dan spesifikasi yang mendukung operasional TNI Angkatan Laut (TNI AL).

Berdasarkan keterangan resmi TNI AL, Giuseppe Garibaldi memiliki panjang 180,2 meter, lebar 33,4 meter, dan draft 6,7 meter.

Kapal tersebut menggunakan sistem propulsi Combined Gas Turbine and Gas Turbine (COGAG) yang ditenagai empat turbin gas General Electric Avio LM2500.

Sistem tersebut menghasilkan daya hingga 81 ribu tenaga kuda. Giuseppe Garibaldi mampu mencapai kecepatan maksimal 30 knot, dengan jarak jelajah sekitar 7.000 mil laut pada kecepatan ekonomis 20 knot.

Dari sisi kapasitas, kapal induk tersebut dapat mengangkut sekitar 10 hingga 18 helikopter kelas menengah hingga berat, serta berbagai jenis drone, termasuk drone tempur.

Kapal ini juga dapat mengakomodasi hingga 830 personel gabungan TNI.

Selain mendukung operasi militer, Giuseppe Garibaldi direncanakan digunakan untuk Operasi Militer Selain Perang (OMSP), terutama dalam penanganan bencana alam dan bantuan kemanusiaan.

Kehadiran kapal tersebut menjadi bagian dari upaya TNI dalam memperkuat dan memodernisasi Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) TNI AL. TNI AL menyebut kehadiran kapal ini juga mendukung penguatan kemampuan pertahanan dan keamanan wilayah laut Indonesia.

"Mencerminkan kesiapan Indonesia dalam membangun kekuatan pertahanan berbasis teknologi tinggi, sekaligus menjawab tantangan keamanan maritim di masa depan," demikian keterangan TNI AL.

Tiba di Tanjung Priok

Giuseppe Garibaldi tiba di Jakarta pada Jumat pagi dan langsung merapat di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kedatangan kapal tersebut disambut Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bersama sejumlah pejabat TNI. Sjafrie kemudian meninjau kondisi kapal sebelum proses serah terima dari Pemerintah Italia kepada Pemerintah Indonesia.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali yang turut mendampingi Sjafrie mengatakan kondisi kapal masih baik dan dinilai siap digunakan dalam jangka panjang.

"Kondisinya masih sangat baik sekali ya, dan mudah-mudahan nanti akan bisa bertahan digunakan oleh Angkatan Laut, oleh TNI Angkatan Laut, mungkin 15 sampai 20 tahun lagi," kata Ali kepada wartawan.

Ali menjelaskan, Menhan Sjafrie melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, termasuk melihat berbagai ruangan dan peralatan yang terdapat di dalam kapal.

"Diperlihatkan bagaimana ruangan-ruangan kapal ini masih dan peralatannya, masih berfungsi dengan baik," ujarnya. (*)

Editor : Jamil Qasim
kapal perang Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551