Apa Tugas TNI Saat Indonesia Damai? Ini Penjelasannya

JawaPos • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 20:50 WIB
Ilustrasi ribuan prajurit TNI. (TNI AD)
Ilustrasi ribuan prajurit TNI. (TNI AD)

batampos - Tentara Nasional Indonesia (TNI) memiliki peran penting dalam menjaga pertahanan dan kedaulatan negara. Meski Indonesia berada dalam kondisi damai dan tidak sedang menghadapi perang, keberadaan TNI tetap dibutuhkan untuk menghadapi berbagai potensi ancaman.

Selain menjaga kedaulatan negara, prajurit TNI juga menjalankan berbagai tugas melalui Operasi Militer Selain Perang (OMSP), termasuk dalam misi kemanusiaan, penanggulangan bencana hingga pengamanan wilayah perbatasan.

Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2025 tentang Perubahan atas UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI mengatur bahwa TNI sebagai alat pertahanan negara dapat melaksanakan OMSP. Tugas tersebut antara lain mencakup penanggulangan bencana, patroli perbatasan serta membantu upaya menjaga ketahanan pangan nasional.

Patroli Perbatasan

Di wilayah perbatasan, prajurit TNI tetap melakukan patroli dan pengawasan meski tidak dalam situasi perang. Kehadiran prajurit diperlukan untuk menjaga kedaulatan sekaligus mencegah berbagai bentuk ancaman dan aktivitas ilegal.

Salah satu contohnya adalah pelaksanaan tugas Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) TNI di Papua. Selain menjaga wilayah perbatasan Indonesia dan Papua Nugini, prajurit juga menjalankan tugas pengamanan sesuai penugasan yang diberikan.

Terlibat dalam Penanggulangan Bencana

Sebagai negara yang berada di kawasan ring of fire, Indonesia menghadapi risiko berbagai bencana alam, mulai dari erupsi gunung api, gempa bumi, tanah longsor, banjir hingga tsunami.

Dalam situasi tersebut, TNI kerap dilibatkan dalam penanganan bencana, termasuk pencarian dan penyelamatan korban, evakuasi, pemulihan pascabencana hingga penyediaan tenaga kesehatan.

Prajurit TNI juga dapat terlibat dalam operasi pencarian dan pertolongan (SAR) bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), sesuai kebutuhan dan penugasan.

Mendukung Ketahanan Pangan

Tugas TNI di masa damai juga bersinggungan dengan agenda ketahanan pangan. TNI dapat dilibatkan dalam mendukung program pemerintah di bidang pangan melalui jaringan personel yang tersebar hingga berbagai daerah.

Selain itu, TNI juga didorong untuk mendukung sejumlah program pembangunan, termasuk pembangunan infrastruktur seperti jembatan di wilayah yang sulit dijangkau.

Membantu Polri dalam Kondisi Tertentu

Dalam kondisi tertentu, TNI juga dapat membantu Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Namun, pelibatan tersebut memiliki batas dan dilaksanakan berdasarkan kerangka OMSP serta kewenangan yang diberikan undang-undang.

Sementara itu, fungsi penegakan hukum tetap menjadi kewenangan Polri. Dengan demikian, pelibatan TNI dalam tugas keamanan tidak menggantikan fungsi utama kepolisian.

Misi Perdamaian Dunia

Tugas TNI tidak hanya berlangsung di dalam negeri. Prajurit TNI juga terlibat dalam misi pemeliharaan perdamaian dunia di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Kontingen Garuda menjadi salah satu bentuk kontribusi Indonesia dalam menjaga perdamaian internasional. Hingga kini, TNI terus menyiapkan dan mengirim personel untuk menjalankan misi perdamaian di berbagai wilayah dunia di bawah naungan PBB.

Dengan demikian, tugas TNI di masa damai tidak hanya berkaitan dengan kesiapsiagaan menghadapi ancaman militer. TNI juga menjalankan berbagai tugas pertahanan dan OMSP, mulai dari menjaga perbatasan, membantu penanganan bencana, mendukung ketahanan pangan hingga berkontribusi dalam misi perdamaian internasional. (*)

Editor : Cipi Ckandina
Tugas indonesia tni damai