Jejak Karier Letjen Iwan Setiawan, dari Kopassus hingga Pangkostrad

JawaPos • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 18:30 WIB
Letjen TNI Iwan Setiawan (kiri) mendapat penugasan baru. Dia ditunjuk menjadi panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) menggantikan Letjen TNI Mohammad Fadjar. (Ist).
Letjen TNI Iwan Setiawan (kiri) mendapat penugasan baru. Dia ditunjuk menjadi panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) menggantikan Letjen TNI Mohammad Fadjar. (Ist).

batampos - Letjen TNI Iwan Setiawan mendapat penugasan baru sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). Ia menggantikan Letjen TNI Mohammad Fadjar yang mendapat penugasan baru sebagai Staf Khusus KSAD.

Penunjukan Iwan sebagai Pangkostrad dibenarkan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak pada Rabu (7/10). Maruli menyebut pergantian tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi TNI AD.

Sebagai perwira tinggi bintang tiga TNI AD, Iwan memiliki pengalaman panjang di lingkungan Kopassus maupun sejumlah satuan teritorial. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1992 dan mengawali karier di kecabangan infanteri sebelum bergabung dengan Kopassus.

Pernah Ikut Ekspedisi Everest

Nama Iwan juga dikenal karena keterlibatannya dalam Tim Ekspedisi Everest pada 1997. Saat itu, ia menjadi salah satu perwira yang mengikuti ekspedisi di bawah pengarahan Danjen Kopassus Prabowo Subianto.

Iwan berhasil mencapai puncak Gunung Everest dan tercatat sebagai salah satu prajurit TNI pertama yang menginjakkan kaki di puncak gunung tertinggi di dunia tersebut.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan karier militernya. Setelah ekspedisi tersebut, Iwan melanjutkan berbagai penugasan di lingkungan Kopassus.

Ia pernah menjabat sebagai komandan unit, komandan tim, hingga Komandan Kompi 1 Batalyon 13 Grup 1 Kopassus. Ia kemudian dipercaya menjadi Danyon 22 Grup 2 Kopassus pada 2008 dan Danpusdikpassus pada 2014–2015.

Rekam Jejak di TNI AD

Karier Iwan kemudian berkembang di luar lingkungan Kopassus. Pada 2012, ia dipercaya menjadi Komandan Brigif 22/Ota Manasa. Setelah itu, ia menjabat Asops Kasdam IV/Diponegoro, Danrindam Jaya, serta Danrem 052/Wijayakrama.

Iwan juga pernah menjadi Danrem 173/Praja Vira Braja di Biak, Papua, pada 2020–2021. Setelah itu, ia mendapat sejumlah penugasan hingga akhirnya kembali ke posisi strategis di tingkat pusat.

Pada 2022, Iwan dipercaya menjadi Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus. Jabatan tersebut diembannya hingga 2023 sebelum kemudian ditugaskan sebagai Pangdam XII/Tanjungpura.

Setelah menjabat Pangdam XII/Tanjungpura, Iwan kemudian dipercaya menjadi Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif). Jabatan tersebut menjadi posisi terakhirnya sebelum ditunjuk sebagai Pangkostrad.

Kini, perjalanan karier Iwan berlanjut sebagai Pangkostrad. Jabatan tersebut merupakan salah satu posisi strategis di lingkungan TNI AD dan sebelumnya juga pernah diemban Presiden Prabowo Subianto ketika masih aktif berdinas di TNI AD.(*)

Editor : Cipi Ckandina
Jejak Karier Letjen Iwan Setiawan Kopassus Pangkostrad