PLN Journalist Awards 2026 Dibuka, Jurnalis Bisa Ikut 6 Kategori Lomba

jpg • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 12:12 WIB
Dalam agenda Alignment Forum Program Listrik Desa di Kantor PLN Pusat, Jakarta, Senin (13/7), Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa percepatan Program Listrik Desa.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo

batampos – PT PLN (Persero) kembali menggelar PLN Journalist Awards (PJA) 2026 untuk ketujuh kalinya. Kompetisi jurnalistik bertema “Energi Mandiri, Indonesia Berdaya” ini berlangsung pada 8 Oktober hingga 6 November 2026 dan terbuka bagi jurnalis di seluruh Indonesia.

Melalui ajang ini, PLN mengajak insan pers mengangkat berbagai isu energi dan ketenagalistrikan, mulai dari upaya mewujudkan kemandirian energi hingga pemerataan akses energi bagi masyarakat.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan pers memiliki peran strategis dalam mengawal pemberitaan pembangunan energi nasional. Peran tersebut dinilai penting untuk mendukung agenda swasembada energi yang sejalan dengan Asta Cita.

Menurut Darmawan, karya jurnalistik yang informatif dan relevan dapat membantu masyarakat memahami arah pembangunan energi serta kontribusinya terhadap perekonomian nasional.

“Energi adalah fondasi bagi kemandirian sebuah bangsa. Ketika kita mampu mengoptimalkan kekuatan dan potensi energi dalam negeri, kita tidak hanya memperkuat ketahanan energi, tetapi juga membuka ruang yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan daya saing Indonesia,” ujar Darmawan dalam keterangan tertulis yang diterima Kamis (8/10).

Ia menambahkan, jurnalis memiliki peran penting dalam mengawal dan memperkaya pemahaman publik mengenai perjalanan Indonesia menuju kemandirian energi.

Enam Kategori Lomba PLN Journalist Awards 2026

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, mengatakan PJA 2026 menyediakan enam kategori kompetisi. Kategori tersebut mencakup karya tulis, fotografi, dan video jurnalistik.

Berikut enam kategori yang dapat diikuti peserta:

Gregorius menjelaskan, karya yang didaftarkan harus menggunakan bahasa Indonesia dan telah dipublikasikan atau disiarkan di media massa umum dalam periode 23 Oktober 2025 hingga 6 November 2026.

“Karya yang didaftarkan wajib berbahasa Indonesia dan telah dipublikasikan atau disiarkan di media massa yang bersifat umum pada periode 23 Oktober 2025 hingga 6 November 2026,” ujar Gregorius.

Tiga Subtema PLN Journalist Awards 2026

Untuk memberikan ruang bagi peserta mengangkat beragam isu energi, PLN menetapkan tiga subtema dalam PJA 2026.

Pertama, Swasembada Energi: Mengoptimalkan Kekuatan Dalam Negeri. Subtema ini berfokus pada potensi dan upaya Indonesia dalam memperkuat kemandirian energi.

Kedua, Energi untuk Pertumbuhan dan Daya Saing Indonesia. Peserta dapat mengangkat peran energi dalam mendukung aktivitas ekonomi dan meningkatkan daya saing nasional.

Ketiga, Energi Berkeadilan: Memperluas Akses dan Manfaat bagi Masyarakat. Subtema ini membuka ruang bagi karya yang menyoroti pemerataan akses energi dan manfaatnya bagi masyarakat di berbagai daerah.

PLN Pilih 81 Jurnalis dari Tiga Regional

PJA 2026 juga mempertahankan skema regional untuk mengakomodasi keberagaman isu dan perkembangan energi di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui skema tersebut, PLN akan memilih 81 peserta terbaik yang tergabung dalam Indonesia Top 81 Journalists. Peserta berasal dari tiga regional, yakni Jawa bagian Barat, Jawa bagian Timur, dan luar Jawa.

Para jurnalis yang terpilih akan diminta menghasilkan karya jurnalistik baru sesuai ketentuan lomba untuk mengikuti tahap penilaian selanjutnya. Karya tersebut menjadi dasar penentuan pemenang utama pada masing-masing kategori.

PLN menyatakan proses penilaian akan melibatkan dewan juri independen yang memiliki kompetensi di bidang jurnalistik untuk menjaga objektivitas kompetisi.

Gregorius mengajak jurnalis dari berbagai daerah memanfaatkan ajang ini untuk mengangkat potensi, tantangan, serta perkembangan sektor energi di wilayah masing-masing.

“Setiap daerah memiliki tantangan dan potensi energi yang berbeda. Kami mengajak jurnalis di seluruh Indonesia untuk mengangkat cerita terhadap berbagai upaya membangun kemandirian energi di wilayahnya, sehingga masyarakat dapat melihat lebih dekat beragam perkembangan energi di Tanah Air,” pungkasnya. (*)

Editor : Putut Ariyo
Jurnalis Indonesia lomba jurnalistik PLN Journalist Awards 2026 kemandirian energi pln