Karton Bekas Bisa Didaur Ulang Jadi Meja Sekolah

JawaPos • Dipublikasikan Senin, 2 November 2026 | 19:15 WIB
Ilustrasi karton bekas. (Pinterest)
Ilustrasi karton bekas. (Pinterest)

batampos – Sampah kemasan karton bekas minuman ternyata masih memiliki nilai guna. Melalui proses daur ulang, material tersebut dapat diolah menjadi PolyAl, bahan yang bisa dimanfaatkan untuk membuat berbagai produk baru, seperti meja sekolah dan kotak pengumpul sampah (dropbox).

Pemanfaatan ini menjadi salah satu upaya mengurangi timbunan sampah kemasan sekaligus memperpanjang masa pakai material yang masih dapat didaur ulang.

Proses pengolahannya diawali dengan memilah kemasan bekas dari jenis sampah lainnya. Setelah terkumpul, kemasan tersebut diproses lebih lanjut hingga menghasilkan material yang dapat digunakan kembali sebagai bahan baku produk baru.

Pemanfaatan sampah karton menjadi PolyAl diperkenalkan dalam kegiatan Beach Clean Up di Ancol, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Kegiatan yang merupakan bagian dari Kampanye Generasi Prima 2026 tersebut juga memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai pentingnya pemilahan dan pengelolaan sampah kemasan.

Dalam kegiatan itu, sampah yang terkumpul selanjutnya dikelola oleh Ancol bersama Sosro DAURI (Daur Untuk Negeri). Peserta juga mendapatkan edukasi mengenai cara memilah berbagai jenis kemasan bekas, mulai dari botol plastik, karton minuman, hingga alat makan sekali pakai.

Head of Marcomm dan PR Sinar Sosro Gunung Slamat, Devyana Tarigan, mengatakan pengelolaan sampah perlu dimulai dari kebiasaan memilah kemasan sejak dari sumbernya.

Dengan pemilahan yang tepat, sampah yang terkumpul dapat diproses lebih lanjut dan dimanfaatkan kembali menjadi produk yang memiliki nilai guna.

“Alam telah sangat banyak memberikan kebaikan kepada kita. Maka sudah sepantasnya kebaikan itu kita jaga dan meneruskannya kepada konsumen khususnya generasi muda. Kegiatan ini tidak berhenti pada mengumpulkan sampah, tetapi juga mengenalkan kepada generasi muda bagaimana sampah dapat dipilah, dikelola, dan dimanfaatkan kembali,” ujar Devyana di Jakarta.

Kegiatan bersih pantai tersebut digelar bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026.

Kampanye Generasi Prima 2026 berlangsung sepanjang Oktober hingga November 2026. Program ini mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, terlibat dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kepedulian lingkungan dan sosial.

Melalui kegiatan tersebut, generasi muda didorong memulai aksi positif dari lingkungan terdekat. Menjaga kebersihan ruang publik menjadi salah satu bentuk kepedulian yang dapat dilakukan secara langsung.

Direktur Komersial PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Rahmaniar, mengatakan kebersihan kawasan wisata Ancol merupakan tanggung jawab bersama karena menjadi ruang publik yang dikunjungi berbagai kalangan.

“Ancol adalah ruang publik yang dinikmati lintas generasi. Generasi muda memiliki peran penting untuk ikut menjaganya. Karena itu, kami menyambut baik kegiatan yang mengajak pemuda memulai aksi positif menjaga lingkungan dari sampah,” tuturnya. (*)

Editor : Cipi Ckandina
Karton Bekas Didaur meja