Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Kecelakaan Maut di Jembatan Kelanga, Dua Tewas dan Satu Kritis

Ihsan Imaduddin • Jumat, 27 Maret 2026 | 18:51 WIB

Petugas Satlantas Polres Natuna olah Tempat Kejadian Perjara (TKP) kecelakaan maut di Jembatan Kelanga, Natuna. F Satlantas Polres Natuna untuk Batam Pos
Petugas Satlantas Polres Natuna olah Tempat Kejadian Perjara (TKP) kecelakaan maut di Jembatan Kelanga, Natuna. F Satlantas Polres Natuna untuk Batam Pos

Batampos - Kecelakaan maut terjadi di Jembatan Kelanga, Kecamatan Bunguran Laut, Kabupaten Natuna, Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Insiden ini menelan korban jiwa dari satu keluarga yang tengah berkendara menggunakan sepeda motor.

Dua orang dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Korban adalah Muhammad Salim (15) dan Nurzahira (6), yang merupakan warga Teluk Dapeh.

Sementara itu, satu korban lainnya yakni Salbiah (49), ibu dari kedua korban, mengalami luka berat dan saat ini dalam kondisi kritis. Ia masih menjalani perawatan intensif di fasilitas medis setempat.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Natuna, Iptu Erwantony, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan ketiga korban merupakan satu keluarga yang mengendarai sepeda motor bersama.

“Mereka satu keluarga, mengendarai sepeda motor Honda Supra X warna merah. Motor dikendarai oleh Muhammad Salim, keponakan Salbiah,” ujar Erwantony saat dikonfirmasi.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan sejumlah saksi di lokasi, kecelakaan diduga akibat kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi.

Sepeda motor tersebut diketahui bergerak dari arah Teluk Dapeh menuju Teluk Buton sebelum akhirnya kehilangan kendali di atas jembatan.

“Diduga pengemudi membawa kendaraan terlalu kencang, kemudian menabrak trotoar dan pembatas jembatan,” jelas Erwantony.

Benturan keras menyebabkan ketiga korban terlempar dari sepeda motor. Mereka terpental sejauh kurang lebih lima meter dari titik tabrakan.

Polisi memastikan bahwa kecelakaan ini merupakan kecelakaan tunggal. Tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam insiden tersebut.

“Kecelakaan tunggal, tidak ada melibatkan pengendara lain,” tegas Erwantony.

Petugas yang menerima laporan langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi korban dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dua korban yang meninggal dunia langsung dievakuasi, sementara Salbiah yang masih bernyawa segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Kondisi jembatan yang menjadi lokasi kejadian turut menjadi perhatian, terutama terkait faktor keselamatan bagi pengendara yang melintas.

Erwantony mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, khususnya di jalur rawan seperti jembatan. Ia menekankan pentingnya menjaga kecepatan dan keselamatan demi mencegah kejadian serupa terulang kembali. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#Polres Natuna #kecelakaan maut #Kecelakaan Maut Natuna