batampos – Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi yang akan dibangun di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, dirancang dengan berbagai fasilitas modern, termasuk lapangan olahraga bertaraf internasional.
Wakil Bupati Natuna, Jarmin, mengatakan fasilitas tersebut menjadi bagian dari konsep pengembangan Sekolah Rakyat yang disiapkan pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mendukung pengembangan potensi peserta didik.
“Sekolah Rakyat nantinya akan dilengkapi lapangan olahraga bertaraf internasional,” kata Jarmin usai mengikuti rapat koordinasi pembangunan Sekolah Rakyat bersama pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau secara daring, Senin (15/6/2026).
Menurut dia, Kabupaten Natuna menjadi salah satu daerah yang masuk dalam tahap pertama pembangunan Program Sekolah Rakyat tahun 2026 di Kepulauan Riau. Selain Natuna, program serupa juga akan dibangun di Kabupaten Kepulauan Anambas dan Kota Tanjungpinang.
Baca Juga: BP Batam Resmi Alihkan Ditpam Aset dan Kawasan ke Deputi Pelayanan Umum
Sekolah Rakyat di Natuna akan dibangun di kawasan Kompleks Masjid Agung Baitul Izzah Natuna. Pemerintah Kabupaten Natuna telah menyiapkan lahan seluas sekitar 11 hektare untuk pembangunan gedung sekolah dan seluruh fasilitas pendukungnya.
Pembangunan fisik sekolah akan dibiayai pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sedangkan pemerintah daerah bertanggung jawab melakukan pematangan lahan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Saat ini proses pembangunan masih berjalan dan pematangan lahan sudah selesai dilakukan,” ujar Jarmin.
Sekolah Rakyat mengusung konsep pendidikan berasrama yang memungkinkan peserta didik, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan tinggal dalam satu kawasan pendidikan terpadu.
Dengan konsep tersebut, sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai lingkungan pembinaan karakter dan pengembangan potensi siswa secara menyeluruh.
Pemerintah berharap keberadaan Sekolah Rakyat dapat meningkatkan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat di wilayah perbatasan sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di Natuna. (*)
Editor : Putut Ariyo