53 Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Natuna Masih Dibangun

Antara • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 17:31 WIB
Gedung KDMP di Desa Harapan Jaya, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. ANTARA/Muhamad Nurman
Gedung KDMP di Desa Harapan Jaya, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. ANTARA/Muhamad Nurman

batampos – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna mencatat sebanyak 53 gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dari total 77 koperasi yang telah terbentuk masih dalam tahap pembangunan.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Natuna Marwan Sjah Putra mengatakan, hingga Kamis (13/8), baru satu gedung KDMP yang telah rampung dibangun.

"Untuk saat ini, ada 53 KDMP yang masih dalam proses pembangunan dan ada satu unit yang telah selesai dibangun," kata Marwan saat dikonfirmasi di Natuna, Kamis (13/8).

Baca Juga: Warga Tanjungpinang Hilang saat Berkarang di Pantai Trikora Bintan

Sementara itu, terkait operasional KDMP, Pemkab Natuna memperoleh informasi bahwa koperasi tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus 2026.

Marwan menjelaskan, sejumlah layanan usaha yang diperkirakan tersedia di KDMP meliputi apotek desa, klinik desa, gerai sembako, lemari pendingin, layanan simpan pinjam, hingga ruang sekretariat.

Namun, untuk kendaraan operasional dan sejumlah fasilitas pendukung lainnya, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat.

Juknis tersebut nantinya menjadi acuan pemerintah daerah dalam menentukan fasilitas sekaligus pola operasional KDMP di wilayah Natuna.

Terkendala Ketersediaan Lahan

Marwan mengatakan, salah satu kendala utama dalam pembangunan gedung KDMP di Natuna adalah ketersediaan lahan.

Menurutnya, tidak semua wilayah memiliki lahan yang sesuai untuk pembangunan gedung koperasi. Kondisi tersebut membuat proses pembangunan di sejumlah desa belum berjalan optimal.

Baca Juga: Polisi Pastikan Pria Tewas di Halte SP Plaza Meninggal karena Sakit

"Sebagian pembangunan gedung KDMP masih menghadapi kendala ketersediaan lahan yang sesuai, sehingga proses pembangunan di sejumlah wilayah belum dapat berjalan secara optimal sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan," ujarnya.

Pemkab Natuna terus berkoordinasi untuk mencari solusi atas kendala tersebut agar pembangunan gedung KDMP dapat segera diselesaikan dan koperasi bisa beroperasi sesuai target.

Dengan beroperasinya KDMP, pemerintah berharap keberadaan koperasi dapat memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat desa sekaligus menyediakan berbagai kebutuhan dan layanan usaha di tingkat lokal. (*)

Editor : Jamil Qasim
KDMP Natuna koperasi