192 Perpustakaan Tersebar di Natuna, Pemkab Dorong Budaya Literasi

Antara • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:00 WIB
Papan informasi program di Perpustakaan Daerah Idrus M Tahar Natuna dalam meningkatkan literasi masyarakat. Foto: ANTARA/Muhamad Nurman
Papan informasi program di Perpustakaan Daerah Idrus M Tahar Natuna dalam meningkatkan literasi masyarakat. Foto: ANTARA/Muhamad Nurman

batampos – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna terus mendorong peningkatan budaya literasi masyarakat melalui penguatan jaringan perpustakaan. Hingga 2026, terdapat 192 perpustakaan yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Natuna.

Sekretaris Daerah (Sekda) Natuna Boy Wijanarko mengatakan, ratusan perpustakaan tersebut terdiri atas satu perpustakaan daerah, delapan perpustakaan kecamatan, 37 perpustakaan desa, 133 perpustakaan sekolah, dan 13 perpustakaan khusus.

Dari total tersebut, sebanyak 14 perpustakaan telah mendapatkan akreditasi dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI).

Baca Juga: Tour de Bintan 2026 Dorong Hunian Hotel di Lagoi

"Perpustakaan ini tersebar di beberapa wilayah," kata Boy di Natuna, Sabtu (22/8).

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Natuna, Erson Gempa Afriandi, mengatakan, keberadaan perpustakaan perlu diikuti dengan peningkatan kapasitas pengelolanya.

Menurut dia, pustakawan maupun pengelola perpustakaan harus memiliki kemampuan yang memadai agar perpustakaan tidak hanya menjadi tempat menyimpan buku, tetapi juga ruang belajar dan kegiatan literasi masyarakat.

"Tujuannya agar masyarakat semakin tertarik mengunjungi perpustakaan, baik untuk membaca maupun mengikuti berbagai kegiatan literasi yang dilaksanakan di dalam maupun luar perpustakaan," ujarnya.

Untuk mendukung hal tersebut, Disperpusip Natuna menggelar sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek) yang melibatkan pustakawan, guru, serta penggiat literasi dari berbagai wilayah di Natuna.

Baca Juga: Imigrasi Batam Renovasi Gedung Rp46,8 Miliar, Layanan Publik Dipindah Sementara

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Perpusnas RI dan berlangsung selama tiga hari, 20-22 Agustus 2026, di Kantor Disperpusip Natuna.

Sebanyak 149 peserta mengikuti kegiatan yang didanai melalui program bantuan pengembangan perpustakaan daerah dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik Tahun Anggaran 2026 tersebut.

Erson berharap peningkatan kapasitas pengelola dapat membuat layanan perpustakaan semakin berkualitas dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat.

Dengan 192 perpustakaan yang tersebar hingga tingkat desa dan sekolah, Pemkab Natuna menargetkan akses masyarakat terhadap bahan bacaan dan kegiatan literasi semakin luas, terutama di wilayah perbatasan. (*)

Editor : M Tahang
Budaya Literasi Pemkab Natuna perpustakaan