batampos – Kepengurusan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kota Batam periode 2026–2030 resmi dilantik di Aston Pelita Hotel, Jumat (1/5). Pelantikan ini menjadi awal konsolidasi organisasi sekaligus penegasan ambisi Batam untuk naik kelas di kancah bola basket nasional hingga internasional.
Ketua Perbasi Kota Batam, Junico, mengatakan kepengurusan baru siap fokus pada penguatan pembinaan dan peningkatan prestasi atlet.
“Ini menjadi fondasi bagi kita untuk mendorong basket Batam naik level, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional,” ujar Junico.
Ia menyebut geliat bola basket di Batam terus meningkat. Dalam beberapa tahun terakhir, lebih dari 20 turnamen telah digelar, termasuk event berskala nasional hingga internasional. Menurutnya, hal itu menunjukkan Batam sudah punya ekosistem yang cukup kuat di cabang olahraga tersebut.
Batam juga dipastikan akan menjadi tuan rumah sejumlah turnamen bergengsi di bawah naungan FIBA, seperti FIBA 3x3 Women Series, FIBA 3x3 Challengers, dan FIBA U-17 3x3 pada Juli 2026.
“Ini kehormatan bagi Batam untuk tampil di ajang dunia. Tidak banyak daerah yang mendapat kesempatan ini,” kata Junico.
Sementara itu, Ketua Umum Perbasi Kepulauan Riau, Suhadi, menekankan pentingnya penguatan organisasi dan pembenahan sistem data atlet serta klub secara terintegrasi. Ia juga mendorong pola pembinaan yang lebih berkelanjutan.
Menurutnya, target realistis dalam waktu dekat adalah meloloskan atlet Batam ke Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, khususnya di nomor 3x3.
“Peluangnya terbuka lebar jika pembinaan dilakukan secara konsisten,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Kota Batam. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Batam, Zulkarnain, menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor olahraga melalui fasilitas dan pembinaan atlet.
“Target kita bukan hanya tampil di PON, tetapi juga meraih medali,” katanya.
Dengan kepengurusan baru, dukungan pemerintah, serta agenda turnamen internasional yang sudah menanti, Perbasi Batam diharapkan mampu memperkuat fondasi pembinaan dan melahirkan atlet berdaya saing tinggi. (*)
Editor : Putut Ariyotejo