Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

FBI Siaga Penuh, Semua Venue Piala Dunia 2026 Dipasangi Sistem Anti-Drone

JawaPos • Minggu, 7 Juni 2026 | 07:02 WIB
Stadium di Dallas, Texas, akan menjadi salah satu panggung utama Piala Dunia 2026, termasuk sebagai tuan rumah semifinal. (FIFA)
Stadium di Dallas, Texas, akan menjadi salah satu panggung utama Piala Dunia 2026, termasuk sebagai tuan rumah semifinal. (FIFA)

batampos – Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) akan mengerahkan sistem pendeteksi dan penangkal drone di seluruh fasilitas yang terkait dengan penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pengamanan ajang sepak bola terbesar di dunia yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026.

Dalam pernyataan resminya, FBI menegaskan bahwa perlindungan ruang udara di atas lokasi pertandingan menjadi prioritas yang sama pentingnya dengan pengamanan di darat.

Baca Juga: Ajang GP Monaco 2026, Tim F1 Ferrari Lomba Tanpa Fred Vasseur

“Sebagai bagian dari persiapan kami, FBI juga memprioritaskan kapabilitas sistem anti-pesawat nirawak (C-UAS). FBI telah bekerja sama dengan mitra federal dan penegak hukum di kota tuan rumah untuk memastikan fasilitas deteksi, pelacakan, dan mitigasi tersedia di setiap lokasi,” demikian pernyataan FBI.

Menurut FBI, teknologi tersebut akan digunakan untuk mendeteksi, melacak, hingga mengantisipasi ancaman dari drone yang berpotensi mengganggu jalannya pertandingan maupun keselamatan penonton.

Otoritas keamanan AS menilai ancaman dari pesawat nirawak semakin perlu diwaspadai seiring meningkatnya penggunaan drone dalam berbagai aktivitas sipil maupun potensi penyalahgunaannya.

Sebelumnya, pada akhir Mei lalu, Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) memastikan akan memberlakukan pembatasan penerbangan sementara di atas stadion yang menjadi lokasi pertandingan serta kawasan fan zone selama Piala Dunia berlangsung.

Kebijakan tersebut diterapkan bersama Departemen Keamanan Dalam Negeri dan Departemen Kehakiman AS guna meminimalkan risiko gangguan keamanan dari udara.

Baca Juga: Hong Myung-bo Bawa Spirit 2002, Korea Selatan Bidik Kejutan di Piala Dunia 2026

Sementara itu, Dinas Rahasia Amerika Serikat pada awal Juni menegaskan bahwa tanggung jawab utama pengamanan penonton tetap berada di tangan pemerintah kota dan negara bagian yang menjadi tuan rumah pertandingan.

Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah dengan melibatkan tiga negara penyelenggara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Khusus di Amerika Serikat, pertandingan akan digelar di 11 kota yang tersebar di berbagai wilayah negara tersebut.

Dengan skala turnamen yang semakin besar dan jumlah penonton yang diperkirakan mencapai jutaan orang, pengamanan berlapis dari darat maupun udara menjadi fokus utama otoritas keamanan setempat. (*)

Editor : M Tahang
#Piala Dunia 2026 #FBI #Sistem Anti-Drone