batampos – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Natuna memanfaatkan ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) ke-X Tingkat Provinsi Kepulauan Riau sebagai sarana pembinaan dan pengembangan atlet muda berbakat dari wilayah perbatasan.
Kepala Bidang Olahraga Dispora Natuna, Eddy Iskandar, mengatakan Kabupaten Natuna akan mengirimkan 51 atlet untuk berlaga pada Popda Kepri 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Karimun pada Juli mendatang.
Puluhan atlet tersebut akan bertanding pada tujuh cabang olahraga (cabor) dari total 10 cabor yang dipertandingkan dalam Popda Kepri tahun ini. Adapun cabang olahraga yang diikuti meliputi bola voli, tenis meja, pencak silat, tenis lapangan, bulu tangkis, atletik, dan sepak takraw.
“Tahun ini kita ikut berpartisipasi pada Popda yang akan dilaksanakan di Karimun. Dari 10 cabor yang dipertandingkan, kita mengikuti tujuh cabor. Tiga cabor yang tidak kita ikuti adalah sepak bola, bola basket, dan renang,” kata Eddy Iskandar, Senin.
Baca Juga: Chevrolet Corvette Grand Sport 2027 Resmi Hadir, Perpaduan Sempurna Performa dan Gaya
Menurutnya, keikutsertaan Natuna dalam Popda bukan hanya untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pembinaan atlet usia pelajar agar mampu berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi.
Ia menilai ajang tersebut penting untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus memberikan pengalaman bertanding bagi generasi muda yang memiliki potensi di bidang olahraga.
“Kehadiran Natuna pada Popda merupakan bagian dari upaya membina dan mengembangkan bibit-bibit atlet muda berbakat di kalangan pelajar agar mampu berprestasi di tingkat daerah, nasional, bahkan internasional,” ujarnya.
Eddy menjelaskan proses seleksi atlet dilakukan secara mandiri oleh masing-masing cabang olahraga di Kabupaten Natuna. Setelah dinyatakan lolos seleksi, para atlet mengikuti program pemusatan latihan atau training center (TC) yang diselenggarakan oleh cabang olahraga dan Pemerintah Kabupaten Natuna.
Menurut dia, sebagian besar atlet telah menjalani TC mandiri sejak beberapa bulan terakhir. Sementara program TC yang difasilitasi pemerintah daerah mulai dilaksanakan pada bulan ini sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi.
“Untuk TC mandiri sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu, sedangkan TC dari pemerintah daerah mulai berjalan bulan ini,” katanya.
Seluruh kontingen Natuna dijadwalkan berangkat menuju Kabupaten Karimun pada pekan terakhir Juni 2026. Keberangkatan akan disesuaikan dengan jadwal transportasi laut yang tersedia.
Pemilihan moda transportasi laut dilakukan sebagai langkah efisiensi anggaran. Selain lebih ekonomis, biaya perjalanan menggunakan kapal laut dinilai jauh lebih rendah dibandingkan transportasi udara.
Baca Juga: Satlantas Polresta Barelang Patroli Dini Hari, Cegah Balap Liar dan Kenakalan Remaja di Batam
“Transportasi laut dipilih untuk menghemat anggaran karena harga tiket pesawat bisa lebih dari tiga kali lipat dibandingkan tiket kapal untuk sekali perjalanan,” jelas Eddy.
Melalui keikutsertaan dalam Popda Kepri 2026, Dispora Natuna berharap para atlet pelajar dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka sekaligus menjadi investasi jangka panjang dalam pembangunan olahraga di daerah perbatasan tersebut. (*)
Editor : Putut Ariyo