Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Dari Waka Waka hingga Dai Dai, Ini Daftar Lagu Resmi Piala Dunia FIFA dari 1990 hingga 2026

Antara • Kamis, 11 Juni 2026 | 13:26 WIB

Penyanyi Shakira kembali menjadi bagian dari soundtrack resmi Piala Dunia FIFA 2026 melalui lagu "Dai Dai" bersama Burna Boy. Sebelumnya, Shakira mencetak kesuksesan global lewat "Waka Waka" pada Piala Dunia 2010. F. x.com
Penyanyi Shakira kembali menjadi bagian dari soundtrack resmi Piala Dunia FIFA 2026 melalui lagu "Dai Dai" bersama Burna Boy. Sebelumnya, Shakira mencetak kesuksesan global lewat "Waka Waka" pada Piala Dunia 2010. F. x.com

batampos – Piala Dunia FIFA tidak hanya menghadirkan persaingan para pemain terbaik dunia di lapangan hijau. Sejak puluhan tahun lalu, turnamen sepak bola terbesar di dunia itu juga melahirkan lagu-lagu ikonik yang menjadi bagian dari identitas setiap edisinya.

Meski sejumlah lagu bertema Piala Dunia telah muncul sejak 1962, FIFA baru mulai menetapkan soundtrack resmi turnamen pada 1990. Sejak saat itu, setiap penyelenggaraan Piala Dunia selalu memiliki lagu yang mewakili semangat kompetisi sekaligus budaya tuan rumah.

Perjalanan soundtrack Piala Dunia juga terus berkembang. Jika pada awalnya hanya menggunakan satu lagu resmi, FIFA kini mengadopsi konsep multi-soundtrack yang melibatkan banyak musisi internasional dari berbagai genre musik.

Berikut daftar lagu resmi Piala Dunia FIFA dari 1990 hingga 2026.

 

1990: Un'estate Italiana

Piala Dunia Italia 1990 menjadi tonggak lahirnya soundtrack resmi FIFA melalui lagu "Un'estate Italiana (To Be Number One)".

Lagu tersebut dibawakan oleh duo penyanyi Italia, Edoardo Bennato dan Gianna Nannini, sementara versi bahasa Inggris diproduksi oleh Giorgio Moroder Project.

Hingga kini, lagu tersebut masih dianggap sebagai salah satu soundtrack Piala Dunia terbaik sepanjang masa.

 

1994: Gloryland

Saat Amerika Serikat menjadi tuan rumah Piala Dunia 1994, FIFA memilih lagu "Gloryland" sebagai soundtrack resmi.

Lagu bernuansa rock, R&B, dan soul tersebut dibawakan oleh Daryl Hall bersama grup vokal Sounds of Blackness.

Baca Juga: Pemerintah Bangun 100 Gudang Modern Bulog, Beras Bisa Disimpan hingga Tiga Tahun

1998: La Copa de la Vida

Piala Dunia Prancis 1998 melahirkan salah satu lagu paling populer dalam sejarah turnamen, yakni "La Copa de la Vida (Cup of Life)" yang dinyanyikan oleh Ricky Martin.

Lagu tersebut tersedia dalam bahasa Spanyol dan Inggris serta sukses mengangkat popularitas Ricky Martin ke tingkat global.

Selain soundtrack utama, FIFA juga memperkenalkan anthem resmi "La Cour des Grands (Do You Mind If I Play)" yang dibawakan Youssou N'Dour dan Axelle Red.

 

2002: Boom

Ketika Korea Selatan dan Jepang menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2002, FIFA menunjuk "Boom" yang dinyanyikan Anastacia sebagai lagu resmi.

Sementara itu, anthem resmi turnamen adalah "Anthem" karya komposer Vangelis.

 

2006: The Time of Our Lives

Piala Dunia Jerman 2006 menggunakan "The Time of Our Lives" yang dibawakan Il Divo dan Toni Braxton sebagai soundtrack resmi.

Selain itu, terdapat anthem resmi "Zeit dass sich was dreht (Celebrate the Day)" karya Herbert Grönemeyer bersama Amadou & Mariam.

 

2010: Waka Waka Jadi Fenomena Dunia

Piala Dunia Afrika Selatan 2010 menjadi salah satu edisi paling berkesan dari sisi musik.

Lagu resmi "Waka Waka (This Time for Africa)" yang dibawakan Shakira bersama Freshlyground menjelma menjadi fenomena global dan hingga kini menjadi soundtrack Piala Dunia paling terkenal.

Lagu tersebut telah ditonton miliaran kali di YouTube dan masih sering diputar dalam berbagai ajang olahraga internasional.

Selain itu, FIFA juga merilis lagu maskot resmi "Game On" serta anthem "Sign of a Victory".

 

2014: We Are One

Piala Dunia Brasil 2014 menghadirkan nuansa Amerika Latin melalui lagu "We Are One (Ole Ola)" yang dibawakan Pitbull, Jennifer Lopez, dan Claudia Leitte.

Lagu tersebut menggabungkan bahasa Inggris, Spanyol, dan Portugis dengan irama samba khas Brasil.

 

2018: Live It Up

Untuk Piala Dunia Rusia 2018, FIFA hanya menggunakan satu soundtrack resmi, yakni "Live It Up" yang dinyanyikan Nicky Jam bersama Will Smith dan Era Istrefi.

Meski tidak sepopuler Waka Waka, lagu tersebut tetap menjadi bagian penting dari atmosfer turnamen di Rusia.

 

2022: Era Soundtrack Multi-Lagu

Piala Dunia Qatar 2022 menjadi titik perubahan besar dalam strategi musik FIFA.

Untuk pertama kalinya, FIFA menggunakan beberapa lagu resmi sekaligus yang menampilkan musisi dari berbagai negara.

Soundtrack tersebut meliputi "Hayya Hayya (Better Together)", "Tukoh Taka", "Arhbo", "Light the Sky", hingga "Dreamers" yang dibawakan Jung Kook dari BTS.

Pendekatan ini mencerminkan semangat global dan keberagaman budaya yang ingin ditampilkan FIFA kepada dunia.

Baca Juga: Inggris Makin Siap ke Piala Dunia 2026, Kosta Rika Digasak Tiga Gol Tanpa Balas

 

2026: Shakira Kembali Lewat Dai Dai

FIFA mempertahankan konsep multi-soundtrack pada Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Sejumlah musisi internasional telah bergabung dalam proyek tersebut, termasuk LISA, Burna Boy, Shakira, Jelly Roll, Daddy Yankee, Carín León, Belinda, hingga Rema.

Beberapa lagu yang telah diperkenalkan antara lain "Lighter", "Por Ella", "Echo", "Illuminate", "Goals", dan "Dai Dai".

Lagu "Dai Dai" yang mempertemukan Shakira dan Burna Boy menjadi salah satu soundtrack utama turnamen sekaligus mendukung FIFA Global Citizen Education Fund, program yang bertujuan menggalang dana pendidikan bagi anak-anak di seluruh dunia.

Musik dan Piala Dunia Tak Terpisahkan

Selama lebih dari tiga dekade, soundtrack Piala Dunia telah berkembang menjadi bagian penting dari identitas turnamen.

Dari romantisme "Un'estate Italiana", semangat pesta "La Copa de la Vida", hingga fenomena global "Waka Waka", setiap lagu tidak hanya mengiringi pertandingan, tetapi juga merekam kenangan jutaan penggemar sepak bola di seluruh dunia.

Dengan hadirnya berbagai lagu baru pada Piala Dunia 2026, FIFA kembali berupaya menyatukan olahraga dan musik sebagai bahasa universal yang dapat dinikmati lintas negara, budaya, dan generasi. (*)

Editor : Putut Ariyo
#Shakira #Piala Dunia FIFA #soundtrack Piala Dunia #Waka Waka #FIFA 2026