batampos – Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, dipastikan memulai balapan Moto3 Grand Prix Ceko 2026 dari posisi ke-20 setelah menerima penalti mundur 12 grid dari FIM MotoGP Stewards akibat pelanggaran slow riding pada sesi kualifikasi (Q2) di Sirkuit Brno.
Sanksi tersebut menjadi pukulan bagi pembalap Honda Team Asia yang sebelumnya berhasil mengamankan posisi start kedelapan. Dengan hukuman itu, peluang Veda untuk bersaing di barisan depan pada balapan utama menjadi semakin berat.
Dijatuhi Penalti karena Slow Riding
Keputusan steward diumumkan beberapa jam setelah sesi kualifikasi berakhir. Veda dinilai memperlambat laju motornya di lintasan saat Q2 sehingga berpotensi membahayakan pembalap lain yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi.
Baca Juga: Awali Hari dengan Lezat, 5 Rekomendasi Sarapan Favorit di Batam
Dalam kelas Moto3, praktik mencari slipstream atau towing memang kerap dilakukan pembalap untuk mendapatkan waktu putaran lebih cepat. Namun, tindakan tersebut tetap harus memperhatikan aspek keselamatan.
Akibat pelanggaran itu, Veda kehilangan 12 posisi dari hasil kualifikasi yang telah diraihnya.
Empat Pembalap Terkena Hukuman
Veda bukan satu-satunya pembalap yang menerima sanksi di Brno. Tiga pembalap lainnya juga dijatuhi hukuman karena pelanggaran serupa.
Berikut perubahan posisi start setelah penalti diterapkan:
Hakim Danish: dari P2 menjadi P14 (mundur 12 grid)
Veda Ega Pratama: dari P8 menjadi P20 (mundur 12 grid)
Guido Pini: dari P12 menjadi P24 (mundur 12 grid)
Rico Salmela: dari P18 menjadi P26 (mundur 8 grid)
Hakim Danish menjadi pembalap yang paling dirugikan karena kehilangan posisi di baris terdepan setelah turun ke urutan ke-14.
Honda Team Asia Beri Dukungan
Honda Team Asia mengonfirmasi hukuman yang diterima Veda melalui akun resmi tim.
Baca Juga: Ramalan Shio 21 Juni 2026, 4 Shio Diprediksi Alami Perubahan Positif Besar
"Veda Pratama memulai balapan dari posisi ke-20. Penalti 12 posisi di grid karena berkendara lambat saat kualifikasi membuatnya mundur ke grid. Saatnya berjuang kembali," tulis tim.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan posisi start baru Veda pada Moto3 GP Ceko.
Peluang Raih Poin Masih Terbuka
Memulai balapan dari posisi ke-20 memang bukan situasi ideal. Namun, peluang Veda untuk meraih poin masih terbuka mengingat karakteristik Moto3 yang dikenal menghadirkan persaingan ketat dengan perubahan posisi yang sangat cepat.
Sirkuit Brno juga memiliki sejumlah titik pengereman yang memungkinkan pembalap melakukan overtaking.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Optimalkan Kepesertaan JKN, Pengawasan Perusahaan Diperketat
Target realistis bagi Veda adalah menembus zona poin dengan finis di 15 besar. Jika mampu melakukan start yang baik dan terhindar dari insiden pada lap-lap awal, peluang tersebut masih sangat mungkin diwujudkan.
Meski penalti menjadi hambatan besar, balapan Moto3 kerap menghadirkan kejutan. Veda masih memiliki kesempatan membuktikan daya juangnya saat lampu start Grand Prix Ceko 2026 dipadamkan. (*)
Editor : M Tahang