batampos - Paraguay akan menghadapi Australia pada laga terakhir Grup D Piala Dunia 2026 di San Francisco Bay Area Stadium, Jumat (27/6) pukul 09.00 WIB. Pertandingan ini menjadi penentu nasib kedua tim dalam perebutan tiket ke babak 32 besar.
Australia berada dalam posisi yang lebih menguntungkan. Socceroos hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan langkah ke fase gugur. Sebaliknya, Paraguay wajib meraih kemenangan jika ingin menjaga peluang lolos.
Persaingan di Grup D berlangsung ketat sejak laga pembuka. Amerika Serikat telah memastikan satu tempat di babak 32 besar, sementara Australia dan Paraguay masih bersaing memperebutkan satu tiket tersisa.
Baca Juga: Bangkit dari Ketertinggalan, Ekuador Tumbangkan Jerman 2-1 dan Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Paraguay mengawali turnamen dengan kekalahan telak 1-4 dari Amerika Serikat. Namun, tim asuhan Gustavo Alfaro berhasil bangkit dengan kemenangan tipis 1-0 atas Turki sehingga peluang lolos tetap terbuka.
Meski demikian, selisih gol yang kurang menguntungkan membuat Paraguay tidak memiliki pilihan selain menang. Mereka diprediksi tampil agresif sejak menit pertama demi mengamankan tiga poin.
Di kubu lawan, Australia tampil cukup konsisten sepanjang fase grup. Setelah menang meyakinkan 2-0 atas Turki, Socceroos harus mengakui keunggulan Amerika Serikat dengan skor 0-2. Hasil tersebut tetap menempatkan mereka di posisi kedua klasemen berkat keunggulan selisih gol.
Tim besutan Tony Popovic dikenal memiliki organisasi permainan yang disiplin. Australia tidak selalu mendominasi penguasaan bola, tetapi efektif dalam bertahan dan mengandalkan serangan balik cepat untuk menciptakan peluang.
Paraguay masih bertumpu pada bek sekaligus kapten Gustavo Gomez sebagai pemimpin di lini belakang. Sementara di sektor serang, Julio Enciso, Miguel Almiron, dan Ramon Sosa diharapkan mampu menjadi pembeda dengan kreativitas dan kecepatan mereka.
Australia juga memiliki sejumlah pemain berbahaya. Kapten Jackson Irvine akan menjadi motor permainan di lini tengah, didukung kecepatan Nestory Irankunda, Mathew Leckie, dan Awer Mabil dalam skema serangan balik.
Secara statistik, Australia memiliki catatan positif saat menghadapi Paraguay dan belum pernah kalah dalam beberapa pertemuan sebelumnya. Meski demikian, laga kali ini diperkirakan berlangsung jauh lebih ketat mengingat Paraguay datang dengan misi wajib menang.
Pertarungan di lini tengah diyakini menjadi kunci pertandingan. Paraguay akan berusaha mendominasi permainan dan membongkar pertahanan lawan, sedangkan Australia diprediksi bermain lebih pragmatis dengan menunggu peluang melalui transisi cepat.
Jika Australia mampu menjaga kedisiplinan hingga babak pertama, peluang mereka untuk mengamankan hasil imbang akan semakin besar. Sebaliknya, tekanan dipastikan akan semakin berat bagi Paraguay apabila gagal mencetak gol lebih dulu.
Melihat performa kedua tim sepanjang fase grup, duel ini diperkirakan berlangsung sengit hingga menit-menit akhir. Paraguay diprediksi lebih banyak menguasai bola, sedangkan Australia akan fokus mempertahankan keunggulan taktis demi mengamankan satu poin yang mereka butuhkan.
Prediksi skor: Paraguay 1-1 Australia. (*)
Editor : Jamil Qasim