batampos – Kota Batam menutup debutnya sebagai tuan rumah FIBA 3x3 Challenger 2026 dengan laga final yang menyajikan duel dua tim terbaik sepanjang turnamen. Di hadapan ribuan penonton yang memadati Alun-Alun Batam Centre, Minggu (26/7), Antwerp asal Belgia sukses menaklukkan Kaunas VDU dari Lituania dengan skor 21-17.
Kemenangan tersebut mengantarkan Antwerp mencatat sejarah sebagai juara perdana FIBA 3x3 Challenger Batam, sekaligus mempertegas posisi mereka sebagai salah satu kekuatan utama dalam sirkuit FIBA 3x3 Pro Circuit 2026.
Keberhasilan Antwerp tak lepas dari penampilan gemilang Jonas Foerts. Pebasket asal Belgia itu tampil dominan sepanjang turnamen dan menorehkan 12 poin di partai final, termasuk tembakan dua angka yang memastikan kemenangan saat Kaunas berupaya mengejar di penghujung laga.
Baca Juga: Diduga Curi Barang di Indomaret RSBP Batam, Perempuan 45 Tahun Dimediasi
Atas performa impresifnya, Foerts dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) turnamen. Ia membukukan player value 52,5, mencatat 17 key assists, serta mengoleksi 39 poin sepanjang kompetisi.
Lolos Dramatis Hingga Angkat Trofi
Perjalanan Antwerp menuju gelar juara tidak berlangsung mudah. Mereka mengawali turnamen dengan menyapu bersih fase grup usai mengalahkan DeQing (Tiongkok) dan Shinjuku SS (Jepang).
Drama terjadi pada babak perempat final saat menghadapi unggulan asal Serbia, Ub. Antwerp nyaris tersingkir sebelum Caspar Augustijnen merebut offensive rebound dan melepaskan tembakan dua angka tepat saat buzzer berbunyi untuk mengunci kemenangan tipis 21-20.
Baca Juga: Dolar AS Tembus Rp17.922, Industri Batam Hadapi Peluang dan Tantangan
Momentum tersebut berlanjut di semifinal. Sempat tertinggal 9-12 dari Miami (Amerika Serikat), Antwerp bangkit melalui rentetan poin 10-2 yang dipimpin Foerts hingga menutup laga dengan kemenangan 21-14.
Pada partai final, Antwerp langsung tampil agresif dan memimpin 7-3, kemudian menjaga keunggulan 10-7 hingga pertengahan pertandingan.
Kaunas sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 11-10, namun Antwerp kembali menjauh berkat akurasi tembakan dua angka Foerts yang membawa timnya unggul 19-11.
Meski Kaunas sempat memangkas jarak menjadi 19-17 ketika waktu tersisa kurang dari dua menit, Antwerp tetap tenang. Foerts kembali mencetak tembakan dua angka yang mengakhiri pertandingan dengan skor 21-17.
Kaunas Jadi Kejutan Turnamen
Di balik keberhasilan Antwerp, Kaunas VDU menjadi salah satu kejutan terbesar sepanjang turnamen. Tim asal Lituania itu berhasil mencapai final Pro Circuit pertama mereka musim ini setelah tampil konsisten sejak fase penyisihan.
Kaunas membuka perjalanan dengan mengalahkan raksasa Serbia, Ub, kemudian menyingkirkan DeQing pada perempat final dan Taipei WanBao di semifinal.
Pemain Kaunas, Evaldas Šaulys, tampil sebagai pencetak poin terbanyak sepanjang turnamen dengan koleksi 40 poin. Meski gagal membawa pulang gelar juara, performanya menjadi salah satu sorotan utama selama penyelenggaraan di Batam.
Batam Perkuat Posisi sebagai Tuan Rumah Event Internasional
Hasil Batam Challenger juga menentukan komposisi peserta FIBA 3x3 World Tour Malaga 2026. Karena Antwerp sebelumnya telah mengamankan tiket ke Malaga, tiga slot kualifikasi diberikan kepada Kaunas VDU, Miami, dan Taipei WanBao sebagai tim dengan peringkat tertinggi berikutnya yang memenuhi syarat.
Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kepulauan Riau, Suhadi, menilai suksesnya penyelenggaraan FIBA 3x3 Challenger membuktikan Batam mampu menjadi tuan rumah ajang basket internasional berstandar dunia.
Menurutnya, sejumlah atlet dan ofisial dari berbagai negara memberikan apresiasi terhadap kualitas lapangan pertandingan, fasilitas pendukung, serta penyelenggaraan yang dinilai memenuhi standar FIBA.
Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi modal agar Batam kembali dipercaya menjadi tuan rumah FIBA 3x3 Challenger 2027.
"Harapan kami tentu pemerintah provinsi, pemerintah kota, dan DPP Perbasi bisa bersama-sama melanjutkan penyelenggaraan seri ini tahun depan," kata Suhadi, Senin (27/7).
Ia mengungkapkan, Kepri selama ini rutin menggelar berbagai turnamen basket 3x3 tingkat daerah. Namun, hingga kini belum memiliki tim yang mampu bersaing di level Challenger.
"Tahun ini kami fokus pada penyelenggaraan. Insyaallah tahun depan kami akan membentuk tim untuk ikut bertanding," ujarnya.
Keberhasilan Batam menggelar FIBA 3x3 Challenger 2026 semakin memperkuat posisi kota ini sebagai salah satu destinasi penyelenggaraan olahraga internasional di Indonesia, sekaligus membuka peluang lebih besar untuk menghadirkan event olahraga kelas dunia pada masa mendatang.
Editor : Jamil Qasim