batampos – Xavi Hernandez mengungkapkan kedekatan khususnya dengan sepak bola Belanda setelah resmi dipercaya menjadi pelatih kepala baru tim nasional Belanda.
Mantan gelandang Barcelona itu ditunjuk menggantikan Ronald Koeman. Penunjukan tersebut juga menjadi catatan sejarah karena Xavi merupakan pelatih asing pertama yang menangani Oranje sejak Ernst Happel pada musim 1977/1978.
Kedekatan Xavi dengan sepak bola Belanda tidak terlepas dari pengaruh Johan Cruyff dan Rinus Michels. Filosofi kedua legenda tersebut menjadi salah satu fondasi penting dalam perkembangan sepak bola Barcelona, termasuk akademi La Masia yang membentuk karier Xavi sebagai pemain.
Baca Juga: KONI Batam Diminta Perkuat Pembinaan agar Atlet Tak Hijrah
Xavi juga memiliki pengalaman menghadapi Belanda ketika masih memperkuat timnas Spanyol. Ia menjalani debut internasional melawan Oranje dan kemudian menjadi bagian dari skuad Spanyol yang mengalahkan Belanda pada final Piala Dunia 2010.
Karena itu, Xavi merasa memiliki hubungan erat dengan filosofi sepak bola Belanda yang selama ini banyak memengaruhi perjalanan kariernya.
Menurut Xavi, kesempatan menangani tim nasional Belanda merupakan sebuah kehormatan sekaligus peluang untuk menerapkan filosofi sepak bola yang sudah dikenalnya sejak berada di Barcelona.
Pelatih berusia 46 tahun itu telah menandatangani kontrak selama empat tahun. Dalam periode tersebut, Xavi akan memimpin Belanda menghadapi sejumlah agenda besar, termasuk Euro 2028 dan Piala Dunia 2030.
Debut Xavi bersama Oranje dijadwalkan berlangsung pada 24 September. Belanda akan menghadapi Jerman yang kini dilatih Jürgen Klopp.
Setelah itu, Belanda dijadwalkan menghadapi Serbia dua kali dan Yunani dalam rangkaian pertandingan Nations League.
Penunjukan Xavi diharapkan membawa warna baru bagi Belanda sekaligus mempertahankan karakter sepak bola menyerang dan berbasis penguasaan bola yang selama ini menjadi bagian penting dari identitas Oranje. (*)
Editor : Jamil Qasim