batampos – Manchester City menjadi klub dengan total pengeluaran gaji pemain terbesar di Liga Inggris menjelang musim 2026/2027. Klub berjuluk The Citizens itu menghabiskan sekitar GBP 281,5 juta atau setara Rp6,79 triliun per tahun.
Arsenal membuntuti di posisi kedua dengan GBP 244,4 juta (Rp5,89 triliun), disusul Manchester United dengan GBP 228,6 juta (Rp5,51 triliun).
Data tersebut menunjukkan besarnya kesenjangan finansial di Premier League. Klub-klub papan atas mengalokasikan dana ratusan juta pound untuk membayar pemain, sementara klub promosi seperti Coventry City hanya mengeluarkan sekitar GBP 27,2 juta atau Rp656,4 miliar.
Data pengeluaran gaji tersebut diperoleh dari SalaryLeaks menjelang bergulirnya musim 2026/2027. Namun, untuk sejumlah klub, data yang tersedia terbatas sehingga nominal yang dicantumkan merupakan estimasi.
Berikut daftar lengkap 20 klub Liga Inggris berdasarkan total pengeluaran gaji, dari yang terendah hingga tertinggi:
20. Coventry City – GBP 27,2 Juta (Rp656,4 Miliar)
Coventry City menjadi klub dengan pengeluaran gaji terendah. Tim asuhan Frank Lampard itu berstatus pendatang baru setelah menjuarai EFL Championship dengan koleksi 95 poin.
Meski memiliki anggaran gaji paling kecil, Coventry tetap aktif memperkuat skuad. Salah satunya dengan mempermanenkan Carl Rushworth setelah tampil impresif selama masa peminjaman.
19. Hull City – GBP 30,8 Juta (Rp743,3 Miliar)
Hull City berada di urutan ke-19 dengan total pengeluaran gaji GBP 30,8 juta. Klub asuhan Sergej Jakirovic itu terus berupaya memperkuat skuad, termasuk memecahkan rekor transfer klub untuk mendatangkan Nobel Mendy dari Rayo Vallecano.
Jack Butland dan Matt Targett termasuk pemain dengan bayaran tertinggi di klub.
18. Ipswich Town – GBP 49 Juta (Rp1,18 Triliun)
Ipswich Town melengkapi tiga klub dengan pengeluaran gaji terendah. The Tractor Boys masih mempertahankan sejumlah pemain inti dan kini ditangani Gary O'Neil.
Lima pemain dengan bayaran tertinggi di klub tersebut merupakan rekrutan baru, termasuk Emerson yang didatangkan dari Toulouse dengan status transfer termahal klub.
17. Crystal Palace – GBP 65 Juta (Rp1,56 Triliun)
Crystal Palace justru memangkas beban gaji setelah menjuarai UEFA Conference League musim lalu. Total pengeluaran mereka turun dari GBP 95,8 juta menjadi GBP 65 juta.
Kepergian Maxence Lacroix dan Brennan Johnson menjadi salah satu faktor penurunan tersebut.
16. Brentford – GBP 65,8 Juta (Rp1,58 Triliun)
Brentford kembali menunjukkan efisiensi dalam mengelola keuangan klub. The Bees mampu tampil kompetitif meski memiliki anggaran gaji jauh di bawah klub-klub elite.
Rekor transfer klub untuk Mamadou Sangare membuatnya masuk jajaran pemain dengan bayaran tertinggi bersama Igor Thiago dan Mikkel Damsgaard.
15. Sunderland – GBP 68,4 Juta (Rp1,65 Triliun)
Sunderland mengalokasikan GBP 68,4 juta untuk gaji pemain. Klub berjuluk The Black Cats itu juga memperkuat skuad dengan mendatangkan Granit Xhaka dan Brian Brobbey.
Xhaka menjadi salah satu pemain dengan bayaran tertinggi dengan gaji GBP 5,7 juta per tahun.
14. Fulham – GBP 69,3 Juta (Rp1,67 Triliun)
Fulham menempati posisi ke-14 dengan total pengeluaran gaji GBP 69,3 juta. Klub kini memasuki era baru setelah Marco Silva meninggalkan klub dan digantikan Alvaro Arbeloa.
Gonzalo Garcia menjadi salah satu rekrutan penting dengan gaji sekitar GBP 4,2 juta per tahun. Namun, Bernd Leno tetap menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di Craven Cottage.
13. Everton – GBP 72,1 Juta (Rp1,74 Triliun)
Everton mengeluarkan GBP 72,1 juta untuk gaji pemain. Di bawah David Moyes, klub perlahan menunjukkan perbaikan setelah beberapa musim berkutat di papan bawah.
Jordan Pickford dan Jarrad Branthwaite termasuk pemain dengan bayaran tertinggi, masing-masing GBP 7,8 juta dan GBP 6,2 juta per tahun.
12. Brighton & Hove Albion – GBP 76,9 Juta (Rp1,85 Triliun)
Brighton kembali masuk jajaran klub dengan pengelolaan finansial yang relatif efisien. Skuad muda membuat mereka tidak perlu mengeluarkan dana sebesar klub-klub papan atas.
Ferdi Kadioglu menjadi pemain dengan bayaran tertinggi, disusul nama-nama seperti Kaoru Mitoma, Lewis Dunk, dan Pascal Struijk.
11. Bournemouth – GBP 81,8 Juta (Rp1,97 Triliun)
Bournemouth berada di peringkat ke-11 dengan total beban gaji GBP 81,8 juta. Klub mengalami perubahan besar setelah Andoni Iraola meninggalkan tim dan digantikan Marco Rose.
Justin Kluivert, Ryan Christie, dan Evanilson menjadi sejumlah pemain dengan bayaran tinggi di skuad.
10. Leeds United – GBP 84,3 Juta (Rp2,03 Triliun)
Leeds United menempati posisi ke-10 dengan pengeluaran gaji GBP 84,3 juta. Setelah kembali ke Premier League, klub berusaha membangun skuad yang mampu bersaing di kasta tertinggi.
James Trafford menjadi salah satu pemain dengan bayaran tertinggi setelah bergabung dari Manchester City.
9. Nottingham Forest – GBP 88,5 Juta (Rp2,13 Triliun)
Nottingham Forest mengeluarkan GBP 88,5 juta untuk gaji pemain. Oliver Glasner menjadi pelatih kelima klub tersebut dalam 12 bulan terakhir.
Penjualan Elliot Anderson ke Manchester City senilai GBP 116 juta turut membantu kondisi keuangan klub dalam kaitannya dengan aturan Profit and Sustainability Rules (PSR).
8. Newcastle United – GBP 89 Juta (Rp2,14 Triliun)
Newcastle United mengalami salah satu penurunan beban gaji terbesar. Total pengeluaran mereka turun dari GBP 134,8 juta menjadi GBP 89 juta.
Kepergian Bruno Guimaraes, Sandro Tonali, Kieran Trippier, dan Anthony Gordon menjadi faktor utama perubahan tersebut.
7. Aston Villa – GBP 128,5 Juta (Rp3,10 Triliun)
Aston Villa menjadi klub pertama dalam daftar yang menembus pengeluaran gaji di atas GBP 100 juta. Klub asuhan Unai Emery itu mengalokasikan GBP 128,5 juta per tahun.
Boubacar Kamara dan Emiliano Martinez menjadi dua pemain dengan bayaran tertinggi, masing-masing GBP 7,8 juta per tahun.
6. Tottenham Hotspur – GBP 193,1 Juta (Rp4,66 Triliun)
Tottenham menjadi klub pertama dari kelompok Big Six yang muncul dalam daftar. The Lilywhites menghabiskan sekitar GBP 193,1 juta untuk gaji pemain.
Kedatangan sejumlah pemain dengan nilai transfer tinggi turut mengubah struktur pengeluaran klub. Sandro Tonali dan Mateus Fernandes disebut menjadi dua pemain dengan bayaran tertinggi di skuad.
5. Liverpool – GBP 205,6 Juta (Rp4,96 Triliun)
Liverpool berada di peringkat kelima dengan total pengeluaran gaji GBP 205,6 juta. Kepergian Mohamed Salah turut menurunkan beban gaji klub setelah sebelumnya sang pemain menerima gaji pokok GBP 400 ribu per pekan.
Virgil van Dijk kini menjadi salah satu pemain dengan pendapatan tertinggi di skuad Liverpool.
4. Chelsea – GBP 220,6 Juta (Rp5,32 Triliun)
Chelsea mengeluarkan GBP 220,6 juta untuk gaji pemain. Angka tersebut menempatkan The Blues di posisi keempat meski klub telah menghabiskan lebih dari GBP 1 miliar untuk memperkuat skuad di era Todd Boehly.
Kepergian sejumlah pemain bergaji tinggi membantu menahan kenaikan total beban gaji klub.
3. Manchester United – GBP 228,6 Juta (Rp5,51 Triliun)
Manchester United menempati posisi ketiga dengan pengeluaran gaji GBP 228,6 juta. Sejumlah pemain di Old Trafford tercatat menerima bayaran lebih dari GBP 10 juta per tahun.
Kepergian Casemiro membantu mengurangi beban gaji klub. Sementara itu, Bruno Fernandes menjadi salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di skuad.
2. Arsenal – GBP 244,4 Juta (Rp5,89 Triliun)
Arsenal berada di posisi kedua dengan total pengeluaran gaji GBP 244,4 juta. Keberhasilan meraih gelar Liga Premier membuat klub harus mengalokasikan dana besar untuk mempertahankan dan memperkuat skuad.
Bukayo Saka dan Kai Havertz termasuk pemain yang menerima bayaran besar. Arsenal juga menambah nama Bruno Guimaraes ke dalam struktur gajinya.
1. Manchester City – GBP 281,5 Juta (Rp6,79 Triliun)
Manchester City menjadi klub dengan total pengeluaran gaji terbesar di Premier League. The Citizens mengalokasikan GBP 281,5 juta atau sekitar Rp6,79 triliun setiap tahun.
Erling Haaland menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di liga, dengan nilai sekitar GBP 27,3 juta per tahun setelah menandatangani kontrak berdurasi sembilan setengah tahun.
Besarnya pengeluaran tersebut membuat Manchester City harus mampu menjaga performa di level tertinggi dan memberikan hasil sepadan dengan investasi yang dikeluarkan. (*)
Editor : M Tahang