Lens Tumbangkan PSG 1-0, Raih Trophée des Champions untuk Pertama Kali

Antara • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 09:01 WIB

 

RC Lens keluar sebagai juara Piala Super Prancis 2026 setelah menang tipis atas Paris Saint-Germain (PSG) 1-0 di Stade Bollaert Delellis.
RC Lens keluar sebagai juara Piala Super Prancis 2026 setelah menang tipis atas Paris Saint-Germain (PSG) 1-0 di Stade Bollaert Delellis.

 

batampos – RC Lens mencetak sejarah dengan menjuarai Trophée des Champions 2026 untuk pertama kalinya setelah menundukkan Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor 1-0 di Stade Bollaert-Delelis, Lens, Minggu (16/8/2026) malam waktu setempat atau Senin dini hari WIB.

Kemenangan ini terasa semakin istimewa karena Lens harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-39. Florian Thauvin menjadi pahlawan kemenangan berkat gol tunggalnya pada babak pertama.

Hasil tersebut sekaligus mengakhiri dominasi PSG yang sebelumnya menjadi juara dalam empat edisi terakhir. 

PSG langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Khvicha Kvaratskhelia sempat mengancam melalui tembakan yang masih mampu ditepis kiper Lens, Robin Risser.

Maghnes Akliouche juga memperoleh peluang, tetapi sepakannya belum mampu mengarah ke gawang.

Lens kemudian mengejutkan PSG pada menit ke-32. Matthieu Udol melepaskan tembakan yang melebar, tetapi bola liar jatuh ke jalur Thauvin yang masih berada dalam posisi onside.

Thauvin berlari mengejar bola sebelum dengan tenang menaklukkan Matvey Safonov. Lens pun unggul 1-0.

Namun, tujuh menit berselang, situasi berubah bagi tuan rumah. Lens harus bermain dengan 10 orang setelah Kyllian Antonio mendapat kartu merah langsung akibat tekel keras terhadap Akliouche.

PSG mencoba memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Désiré Doué hampir menyamakan kedudukan pada penghujung babak pertama, tetapi tembakannya dari sudut sempit hanya membentur tiang gawang.

PSG Gagal Manfaatkan Keunggulan Jumlah Pemain

Memasuki babak kedua, PSG semakin gencar mencari gol penyeimbang. Les Parisiens terus menekan pertahanan Lens, tetapi penyelesaian akhir mereka belum membuahkan hasil.

Fabian Ruiz sempat mencetak gol pada menit ke-77 melalui tembakan rendah yang melewati Risser. Namun, gol tersebut dianulir karena Fabian berada dalam posisi offside dalam proses terjadinya gol.

PSG kembali mendapatkan peluang emas melalui Ousmane Dembélé. Penyerang tersebut melepaskan tembakan dari jarak dekat, tetapi bola justru melambung di atas mistar.

Drama kembali terjadi pada menit ke-87. PSG juga harus kehilangan satu pemain setelah Nuno Mendes mendapat kartu merah langsung karena sikutnya mengenai Michal Skoraš.

Dengan jumlah pemain kembali seimbang, Lens berusaha memanfaatkan momentum untuk menambah keunggulan. Mereka sempat mencetak gol melalui sundulan diving Udol, tetapi wasit lebih dahulu meniup peluit karena terjadi pelanggaran.

PSG terus memberikan tekanan hingga menit-menit akhir. Namun, Lens tampil disiplin dan mampu mempertahankan keunggulan 1-0 hingga peluit panjang.

Trofi Perdana Lens

Kemenangan tersebut mengantarkan Lens meraih Trophée des Champions untuk pertama kalinya. Ini merupakan penampilan kedua Lens di ajang tersebut setelah sebelumnya tampil pada 1998 dan kalah 0-1 dari PSG.

Bagi PSG, kekalahan ini sekaligus mengakhiri catatan empat gelar Trophée des Champions secara beruntun. PSG sebelumnya merupakan pemegang rekor kemenangan terbanyak di kompetisi tersebut. 

Trofi ini menjadi tambahan manis bagi Lens setelah mereka meraih Coupe de France 2025/2026, sekaligus menjadi modal berharga menghadapi musim baru.

Kemenangan atas PSG juga menunjukkan bahwa Lens siap kembali bersaing di papan atas sepak bola Prancis. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Bollaert-Delelis, skuad Sang et Or berhasil mengawali musim 2026/2027 dengan trofi dan mengakhiri dominasi PSG di ajang pembuka musim. (*)

Editor : Jamil Qasim
Paris Saint-Germain RC Lens