Cetak Dua Gol ke Gawang Crystal Palace, Enzo Maresca Puji Rayan Cherki

JawaPos • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:30 WIB
Rayan Cherki (ig @mancity)
Rayan Cherki (ig @mancity)

batampos – Rayan Cherki menjadi sorotan utama ketika Manchester City menghajar Crystal Palace 4-1, Jumat (28/8) malam. Dua gol yang dicetak pemain asal Prancis tersebut ikut mengantar The Citizens meraih kemenangan kedua secara beruntun di awal era Enzo Maresca.

Namun, bagi Maresca, kontribusi Cherki tidak berhenti pada dua gol. Pelatih asal Italia itu justru memuji kerja keras sang pemain ketika Manchester City kehilangan penguasaan bola.

“Tentu saja dia senang karena penampilannya sangat bagus, bukan karena dua gol itu tetapi karena bagaimana dia bekerja tanpa bola,” kata Maresca, seperti dilansir ESPN.

Menurut Maresca, Cherki mampu menjalankan tugas pressing dengan baik ketika Palace menguasai bola. Ia menilai pemain 23 tahun itu menunjukkan penampilan lengkap, baik ketika City menguasai bola maupun saat harus bertahan.

Cherki sebelumnya hanya tampil sebagai pemain pengganti ketika City menghadapi Bournemouth. Kesempatan bermain sejak awal melawan Palace dimanfaatkannya dengan maksimal.

City membuka keunggulan melalui sundulan Erling Haaland pada babak pertama. Setelah turun minum, Cherki menggandakan keunggulan pada menit ke-54 melalui aksi individunya.

Palace sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol bunuh diri Gianluigi Donnarumma setelah tendangan bebas Yeremy Pino membentur mistar sebelum bola mengenai kiper City dan masuk ke gawang.

Cherki kembali mencatatkan namanya di papan skor beberapa menit kemudian melalui tembakan jarak jauh. Haaland kemudian melengkapi kemenangan City dengan gol keduanya enam menit sebelum laga berakhir.

Maresca juga terkesan dengan karakter Cherki yang dinilainya memiliki kecintaan besar terhadap sepak bola.

“Dia sangat mencintai sepak bola, jadi jauh lebih mudah untuk bekerja sama dengannya. Kita tahu betapa bagusnya dia dan kualitas yang dimilikinya. Saat ini dia membantu tim, dan akan terus melakukannya di masa depan,” ujarnya.

Cherki Belum Puas

Meski tampil gemilang, Cherki justru menilai penampilannya belum maksimal. Ia mengaku kesulitan menemukan ruang pada babak pertama dan merasa permainannya kurang baik.

“Penampilan saya biasa-biasa saja. Di babak pertama, kami tidak menemukan ruang, saya bermain buruk. Saya perlu menunjukkan kepada mereka bahwa saya ingin bermain, saya ingin mencetak gol,” kata Cherki.

Ia tetap bersyukur atas kemenangan tersebut dan menegaskan keinginannya untuk terus berkembang bersama City.

“Saya sangat senang atas kemenangan ini. Pep (Guardiola) adalah kisah besar, kami akan memulai kisah lain. Kami ingin membuktikannya dan kami di sini untuk itu,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menjadi gambaran bahwa Cherki dan para pemain City mulai beradaptasi dengan era baru setelah berakhirnya masa kepemimpinan Pep Guardiola.

Haaland Ikut Bersinar

Selain Cherki, Haaland kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak dua gol. Maresca menilai striker Norwegia tersebut memang mampu memaksimalkan peluang yang diciptakan tim.

“Kami tahu bahwa sebagian besar waktu jika kami bisa menciptakan peluang, dia bisa mencetak gol. Dia mencetak dua gol, dia bisa saja mencetak satu atau dua gol lagi. Kami senang dia mencetak gol dan kami memenangkan pertandingan,” kata Maresca.

Haaland mengingatkan bahwa City masih membutuhkan waktu untuk mencapai performa terbaik. Pramusim yang singkat membuat para pemain harus membangun kembali kebugaran dan kekompakan melalui pertandingan kompetitif.

“Ini adalah pramusim yang singkat. Rayan, lima minggu lalu berada di Piala Dunia. Pertandingan demi pertandingan, kami akan kembali, hanya butuh beberapa pertandingan,” ujar Haaland.

Menurutnya, kedatangan sejumlah pemain baru tidak mengubah pemahaman dasar skuad terhadap permainan City.

“Kami bermain bagus, ini manajer baru tetapi kami telah bermain bersama, dengan tambahan beberapa pemain baru. Kami tahu apa yang harus dilakukan dan harus mempercayai sistemnya,” katanya.

Dua Laga, Dua Kemenangan

Maresca pun puas dengan perkembangan timnya. City sempat mengalami kesulitan pada 10 menit awal, tetapi mampu mengubah permainan setelah melakukan penyesuaian.

“Kami mencetak empat gol, kami bisa saja mencetak lebih banyak,” ujar Maresca.

Dua pertandingan awal di bawah Maresca menghasilkan dua kemenangan dengan total delapan gol. Performa tersebut menjadi sinyal positif bagi City dalam membangun permainan di bawah pelatih baru.

Di luar lapangan, masa depan Jack Grealish masih menjadi tanda tanya. Pemain Inggris itu tidak masuk skuad saat menghadapi Palace di tengah rumor ketertarikan Everton, Sunderland, dan Aston Villa.

Dengan jendela transfer yang segera ditutup, Maresca belum memberikan kepastian mengenai masa depan Grealish.

“Saya mengobrol dengan Jack kemarin. Kita lihat apa yang akan terjadi dalam 72 jam ke depan,” kata Maresca. (*)

Editor : M Tahang
Manchester City Crystal Palace Rayan Cherki Enzo Maresca