batampos — Carlos Alcaraz melanjutkan perjuangannya mempertahankan gelar US Open 2026 dengan kemenangan meyakinkan atas Wu Yibing. Petenis Spanyol itu menang tiga set langsung 6-3, 6-4, 6-1 pada babak ketiga di New York, Sabtu (5/9) WIB.
Kemenangan tersebut sekaligus memperpanjang rekor kemenangan beruntun Alcaraz di turnamen Grand Slam menjadi 17 pertandingan. Hasil ini juga mempertegas kebangkitan petenis 23 tahun tersebut setelah sempat absen cukup lama akibat cedera pergelangan tangan kanan.
"Saya lebih baik dari yang saya kira. Secara fisik, saya pikir saya akan benar-benar kelelahan setelah pertandingan pertama. Namun, saya pulih dengan sangat baik," kata Alcaraz dikutip dari ATP.
US Open 2026 menjadi turnamen pertama Alcaraz sejak April lalu. Cedera pergelangan tangan kanan membuatnya harus melewatkan French Open dan Wimbledon.
Namun, setelah kembali bertanding di Flushing Meadows, Alcaraz justru menunjukkan performa yang semakin meyakinkan.
Alcaraz Atasi Permainan Agresif Wu
Menghadapi Wu Yibing, Alcaraz sempat mendapat tekanan dari permainan agresif lawannya.
Wu dikenal memiliki pukulan keras, terutama dari sisi forehand. Petenis China tersebut beberapa kali mampu mengganggu permainan Alcaraz dan bahkan sempat merebut kembali keunggulan break pada dua set pertama.
Namun, Alcaraz tetap tenang dan mampu meningkatkan tekanan melalui permainan pengembalian bola. Unggulan ketiga itu juga tampil lebih efektif ketika memasuki poin-poin penting.
"Saya rasa hari ini ritmenya sangat tinggi. Cara dia bermain luar biasa, ritme yang dia miliki pada setiap pukulan, forehand maupun backhand," ujar Alcaraz.
Setelah mengamankan dua peluang break milik Wu pada gim pembuka set ketiga, Alcaraz langsung mengambil kendali pertandingan.
Ia kemudian merebut lima gim secara beruntun untuk membangun keunggulan jauh dan menutup pertandingan dengan skor 6-1.
Kemenangan tersebut menjadi bukti bahwa kondisi fisik dan permainan Alcaraz semakin mendekati level terbaiknya.
Wu Yibing Terhenti
Kekalahan tersebut mengakhiri perjalanan Wu Yibing di US Open 2026.
Petenis berusia 26 tahun itu sebelumnya membuat kejutan dengan menyingkirkan sejumlah lawan untuk mencapai babak ketiga.
Wu merupakan petenis putra China pertama yang berhasil menjuarai turnamen ATP. Prestasi tersebut diraihnya pada 2023.
Meski harus terhenti, penampilan Wu di New York tetap menjadi catatan positif dalam kariernya.
Alcaraz Hadapi Tommy Paul
Pada babak keempat, Alcaraz akan menghadapi petenis tuan rumah Tommy Paul.
Paul melaju setelah mengalahkan Alexander Bublik melalui pertarungan sengit lima set dengan skor 6-4, 3-6, 6-7(4), 6-1, 6-3 di Louis Armstrong Stadium.
Alcaraz memiliki catatan pertemuan yang cukup dominan atas Paul. Dari delapan pertemuan sebelumnya, Alcaraz memenangkan enam pertandingan dan hanya dua kali kalah.
Namun, Paul memiliki motivasi besar untuk membuat kejutan di hadapan pendukung sendiri.
Petenis Amerika Serikat itu berpeluang menjadi petenis putra Amerika aktif pertama yang mampu mencapai perempat final di keempat turnamen Grand Slam.
Paul sebelumnya telah mencapai perempat final Australian Open pada 2023 dan 2025, French Open 2025, serta Wimbledon 2024.
Pertandingan melawan Alcaraz pun menjadi kesempatan bagi Paul untuk melanjutkan catatan tersebut sekaligus memburu kemenangan penting atas salah satu pemain terbaik dunia. (*)
Editor : Jamil Qasim