Kylian Mbappe Masuk Daftar Target Geng Kriminal Prancis, Otaknya Remaja 18 Tahun

JawaPos • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 09:30 WIB
Kylian Mbappé  (ig @realmadrid)
Kylian Mbappé (ig @realmadrid)

batampos — Kylian Mbappé dilaporkan menjadi salah satu dari 26 orang yang masuk daftar target sebuah kelompok kriminal di Prancis. Mengejutkannya, kelompok tersebut diduga dikendalikan dari balik penjara oleh seorang remaja berusia 18 tahun.

Melansir MARCA yang mengutip laporan Le Parisien, remaja tersebut dikenal dengan nama samaran “Lester Z”. Ia disebut sebagai Clément L., warga negara Prancis-Swiss yang tengah menjalani hukuman di penjara Villepinte, Seine-Saint-Denis.

Clément L. sebelumnya ditahan terkait kasus perampokan bersenjata dan sejumlah dugaan tindak pidana lainnya. Dalam penyelidikan, aparat disebut menemukan rencana kelompok tersebut yang menyasar 26 orang dari kalangan pesepak bola, rapper, hingga pengusaha kaya.

Nama Mbappe Muncul dalam Daftar

Clément L. diduga terungkap dalam penyelidikan setelah terjadi penyerangan terhadap seorang pembuat jam tangan di Neuilly-sur-Seine pada April lalu.

Meski berada di dalam penjara, ia diduga tetap berkomunikasi dengan anggota kelompok menggunakan Snapchat. Dari balik jeruji, Clément L. disebut memberikan instruksi menggunakan nama “Lester Z”.

Penyelidik kemudian menemukan dua telepon seluler yang diduga miliknya. Dari perangkat tersebut, aparat disebut memperoleh sejumlah alamat calon target, termasuk penyanyi, pemain sepak bola, pedagang perhiasan, dan pengusaha dengan kekayaan besar.

Daftar tersebut antara lain mencantumkan seorang pedagang grosir asal China di distrik ke-19 Paris, sejumlah pedagang perhiasan, serta seorang pedagang grosir daging asal Turki di Val-d’Oise yang disebut memiliki kekayaan jutaan.

Nama Mbappé juga muncul dalam daftar tersebut.

“Dia juga ingin menargetkan seorang rapper dan pemain sepak bola Kylian Mbappé,” ujar seorang sumber peradilan, seperti dikutip Le Parisien.

Meski demikian, belum ada laporan bahwa bintang Real Madrid tersebut telah mengalami percobaan penculikan maupun serangan. Sejauh penyelidikan yang diberitakan, Mbappé disebut baru sebatas menjadi salah satu nama yang masuk dalam daftar target kelompok tersebut.

Dikendalikan dari Penjara

Kasus ini menjadi sorotan karena dugaan keterlibatan seorang remaja dalam mengendalikan aktivitas kriminal meski sedang menjalani hukuman.

Clément L. disebut memanfaatkan telepon seluler dan aplikasi Snapchat untuk berkomunikasi dengan pihak lain. Informasi dari perangkat tersebut kemudian membantu penyelidik mengungkap sejumlah calon target.

Remaja tersebut diketahui meninggalkan pendidikan formal saat baru memasuki tahun pertama pelatihan kejuruan memasak.

Di tengah kasus hukum yang menjeratnya, Clément L. disebut masih memiliki keinginan melanjutkan pendidikan dan bercita-cita menjadi seorang koki.

Penyelidikan kini menjadi perhatian aparat Prancis karena daftar target kelompok tersebut diduga mencakup sejumlah figur terkenal dan individu dengan kekayaan besar. (*)

Editor : M Tahang
Kylian Mbappe Geng Kriminal Prancis Target Geng Kriminal