batampos - Sejarah baru tercipta di US Open 2026. Untuk pertama kalinya, dua petenis putri Indonesia saling berhadapan di ajang Grand Slam.
Momen tersebut terjadi ketika Aldila Sutjiadi menghadapi Janice Tjen pada babak kedua ganda putri US Open 2026, Minggu (6/9) dini hari WIB.
Aldila yang berpasangan dengan Erin Routliffe dari Selandia Baru berhasil mengalahkan pasangan Janice Tjen dan Leylah Fernandez asal Kanada dalam dua set langsung, 6-4, 6-4.
Aldila/Erin yang berstatus unggulan kesembilan tampil lebih tenang sepanjang pertandingan. Keduanya yang sama-sama berusia 31 tahun mampu mengatasi perlawanan Janice/Fernandez yang berusia tujuh tahun lebih muda.
Menurut Aldila, ketenangan menjadi salah satu kunci kemenangan dalam pertandingan tersebut.
“Saya rasa kuncinya adalah tetap tenang dan rileks, serta fokus pada servis pertama, karena saya tahu setiap bola di depan net akan sangat membantu saya,” kata Aldila dalam wawancara di lapangan seusai pertandingan.
Aldila dan Janice Pernah Raih Medali Bersama Indonesia
Kemenangan tersebut terasa istimewa bagi Aldila karena lawannya merupakan rekan seperjuangan di tim Indonesia.
Aldila dan Janice sudah beberapa kali bermain bersama untuk membela Merah Putih. Keduanya bahkan pernah meraih medali perunggu Asian Games 2022 dan medali emas SEA Games 2025.
Pertemuan di US Open kali ini pun menjadi momen berbeda karena keduanya harus berhadapan sebagai lawan di salah satu turnamen tenis paling bergengsi dunia.
Aldila Berpeluang Pecahkan Rekor Pribadi
Aldila/Erin selanjutnya akan menghadapi Anna Bondar/Anhelina Kalinina pada babak 16 besar, Senin (7/9) waktu setempat.
Jika kembali meraih kemenangan, Aldila berpeluang mencatatkan pencapaian terbaik sepanjang kariernya di turnamen Grand Slam.
Sebelumnya, Aldila sudah lima kali mencapai babak 16 besar Grand Slam, termasuk ketika berpasangan dengan Miyu Kato di US Open 2023.
Peluang tersebut semakin terbuka karena Aldila kini berduet dengan Erin Routliffe, petenis yang memiliki pengalaman besar di nomor ganda putri.
Erin tercatat pernah menjuarai US Open 2023 dan 2025 bersama Gabriela Dabrowski.
Meski Aldila dan Erin relatif jarang berpasangan, keduanya menilai gaya bermain mereka dapat saling melengkapi.
“Saya merasa cukup berapi-api, jadi mungkin Dila adalah orang yang lebih tenang. Tapi saya rasa kami juga saling bergantian,” ujar Erin.
Ia mengatakan keduanya berusaha saling memberikan dukungan ketika salah satu pemain mulai merasa gugup.
“Misalnya jika salah satu dari kami merasa lebih gugup, yang lainnya akan berkata, ‘Hei, aku menjagamu, jangan khawatir, kita bisa hadapi ini.’ Jadi saya rasa kami saling mengisi satu sama lain,” lanjutnya.
Kemenangan atas Janice Tjen membuat Aldila/Erin tinggal membutuhkan satu kemenangan lagi untuk menembus perempat final US Open 2026 sekaligus membuka peluang bagi Aldila mencatatkan prestasi terbaiknya di ajang Grand Slam. (*)
Editor : Putut Ariyo