105 Atlet Bersaing di Kejurnas Selam Piala Panglima TNI 2026

Antara • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 10:35 WIB
Pemberian piagam dan pengalungan medali pada juara Kejurnas selam di Ambon, Maluku, Minggu (20/9/2026) (ANTARA/Dedy Azis)
Pemberian piagam dan pengalungan medali pada juara Kejurnas selam di Ambon, Maluku, Minggu (20/9/2026) (ANTARA/Dedy Azis)

batampos – Sebanyak 105 atlet dari berbagai daerah di Indonesia ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Selam Piala Panglima TNI 2026 yang berlangsung di perairan Teluk Dalam Ambon, Maluku, 19-20 September 2026.

Kejuaraan tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 TNI sekaligus menjadi ajang bagi para atlet untuk mengukur kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi nasional, termasuk Pra-PON.

Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) IX Ambon Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas mengatakan sebagian besar peserta menjadikan kejuaraan tersebut sebagai bagian dari persiapan menuju Pra-PON.

"Rata-rata teman-teman yang ada di sini mengikuti Kejurnas Selam merupakan persiapan Pra-PON. Semua ada di sini," kata Hanarko di Ambon, Minggu.

105 Atlet dari Berbagai Daerah

Para peserta berasal dari sejumlah daerah, antara lain Batam, Surabaya, Jakarta, Makassar, Manado, Sorong, Jayapura, dan Ambon.

Peserta juga datang dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Basarnas, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), hingga klub selam masyarakat.

Menurut Hanarko, karakteristik perairan Ambon menjadi salah satu daya tarik dalam penyelenggaraan kejuaraan. Kondisi perairan dinilai mendukung pelaksanaan olahraga selam sekaligus berpotensi menjadi lokasi kompetisi secara berkelanjutan.

"Teman-teman yang belum pernah berlomba di sini mereka kaget. Ternyata wilayah ini paling ideal untuk pelaksanaan kejuaraan selam," ujarnya.

Potensi tersebut, kata dia, dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan olahraga selam sekaligus memperkenalkan wisata bahari Maluku kepada peserta dan masyarakat dari berbagai daerah.

Kejurnas Selam Diharapkan Jadi Agenda Tahunan

Hanarko berharap kejuaraan selam di Ambon tidak hanya digelar dalam rangkaian peringatan HUT TNI, tetapi dapat dikembangkan menjadi agenda tahunan.

"Harapannya kegiatan ini menjadi agenda tahunan. Nantinya pada PON 2028, Kejurnas Selam bisa dilaksanakan di Ambon," katanya.

Menurut dia, keberlanjutan kompetisi juga penting untuk mendukung pembinaan atlet selam di Maluku. Dengan kompetisi yang rutin, peluang munculnya atlet lokal yang mampu bersaing di tingkat nasional semakin terbuka.

"Kalau kegiatan ini terus dikembangkan, bukan tidak mungkin akan lahir atlet-atlet selam asal Maluku yang mampu bersaing di tingkat nasional. Ini tentunya dapat membangkitkan kembali olahraga selam di Maluku dan melahirkan atlet-atlet nasional," ujarnya.

Hasil Kejurnas Selam Piala Panglima TNI 2026

Dalam kejuaraan tersebut, sejumlah atlet berhasil meraih podium pada kategori yang dipertandingkan.

Pada kelas 5 Point Course Putra, Juan Nehemia Karwur dari BPK Perwakilan Maluku menjadi juara pertama dengan nilai 950 dan catatan waktu 10 menit 47,39 detik.

Posisi kedua ditempati Andrew Rorimpandey dari POSSI Sulawesi Utara dengan nilai 950 dan waktu 11 menit 23,85 detik. Sementara itu, Anandi Adestabu dari Kodaeral VI berada di posisi ketiga dengan nilai 950 dan waktu 12 menit 39,53 detik.

Untuk kelas 5 Point Course Putri, Faradilah A. Hehanusa dari klub Black Marlin Jaya Papua keluar sebagai juara pertama dengan nilai 950 dan catatan waktu 10 menit 58,92 detik.

Atlet tuan rumah Astrid Marsella Teng dari Kota Ambon menempati posisi kedua dengan nilai 950 dan catatan waktu 12 menit 05,85 detik. Posisi ketiga diraih Nadine Valeria Chandra dari Kodiklatal dengan nilai 600.

Selain Kejurnas Selam, Kodaeral IX juga menggelar Fun Run secara serentak di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-81 TNI. (*)

 

Editor : Putut Ariyo
Kejurnas Selam 2026 Piala Panglima TNI Ambon Pra-PON hut tni