Hendro Yap dan Violine Intan Pecahkan Rekor Nasional di Asian Games 2026

Antara • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 08:56 WIB
Atlet jalan cepat Indonesia Hendro Yap berpose usai menuntaskan perlombaan jalan cepat setengah marathon Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya Race Walking Course, Jepang, Rabu (23/9/2026). ANTARA/Arindra Meodia
Atlet jalan cepat Indonesia Hendro Yap berpose usai menuntaskan perlombaan jalan cepat setengah marathon Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya Race Walking Course, Jepang, Rabu (23/9/2026). ANTARA/Arindra Meodia

batampos - Atlet jalan cepat Indonesia Hendro Yap dan Violine Intan Puspita memecahkan rekor nasional (rekornas) pada nomor jalan cepat setengah marathon atau half marathon Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya Race Walking Course, Jepang, Rabu.

Hendro mencatat waktu 1 jam 36 menit 49 detik dan finis di posisi ketujuh. Sementara itu, Violine Intan Puspita membukukan waktu 1 jam 51 menit untuk menempati peringkat kedelapan.

Catatan tersebut membuat keduanya sama-sama memperbarui rekor nasional yang sebelumnya mereka ciptakan pada All Japan Takahata Walking Race 2025.

Hendro mempertajam rekornas dari 1 jam 37 menit 47 detik menjadi 1 jam 36 menit 49 detik.

"Tadi puji Tuhan rekor baru, pengennya sih lebih tajam, tapi ya begitu lah hasilnya tadi, karena masih ada marathon nanti," kata Hendro seusai perlombaan.

Hendro mengaku perlombaan berlangsung cukup melelahkan. Pasalnya, ia baru tiba di Jepang dua hari sebelum pertandingan dan masih harus mempersiapkan diri menghadapi nomor marathon yang dijadwalkan berlangsung pada 27 September.

"Ya cukup melelahkan ya karena baru tiba dua hari yang lalu terus sekarang harus sudah langsung lomba, terus juga persiapan untuk marathon untuk tanggal 27," ujar Hendro.

Sementara itu, Intan mempertajam rekor nasional sebelumnya dari 1 jam 52 menit 16 detik menjadi 1 jam 51 menit.

Intan mengatakan tantangan terbesar dalam perlombaan tersebut justru berasal dari dirinya sendiri. Ia berusaha mengatasi keraguan dan mempertahankan kekuatan hingga garis finis demi memberikan hasil terbaik bagi Indonesia.

"Setiap perlombaan itu pasti ada tantangan tersendiri ya, terutama lawan terberat saya di sini ini diri sendiri, kayak 'bisa enggak saya, kuat enggak saya,' tetapi saya berusaha sekuat saya untuk Indonesia," kata Intan.

Menurut Intan, catatan waktunya masih sesuai dengan target yang telah ditetapkan meski ia harus mengerahkan usaha maksimal sepanjang perlombaan.

"Masih masuk sesuai target sih, tapi memang effort banget rasanya," ujar Intan.

Pada nomor jalan cepat half marathon putra, medali emas diraih atlet China Shengji Shi dengan catatan waktu 1 jam 23 menit 32 detik.

Medali perak menjadi milik atlet Jepang Toshikazu Yamanishi dengan waktu 1 jam 28 menit 1 detik, sedangkan Choe Byeong Kwang dari Korea Selatan meraih perunggu dengan waktu 1 jam 28 menit 35 detik.

Di nomor putri, atlet China Liujing Yang meraih medali emas dengan waktu 1 jam 33 menit 40 detik.

Medali perak diraih Kristina Morozova dari Kazakhstan dengan catatan 1 jam 35 menit 25 detik. Sementara Jiang Yunyan dari China membawa pulang medali perunggu setelah finis dengan waktu 1 jam 35 menit 26 detik. (*)

Editor : Putut Ariyo
Asian Games 2026 Hendro Yap Violine Intan Puspita Rekor Nasional jalan cepat