batampos - Atlet panahan putri Indonesia, Nurisa Dian Ashrifah, sukses menyumbangkan medali emas kelima bagi Tim Merah Putih di Asian Games 2026. Hasil tersebut sekaligus membuat Indonesia melampaui target perolehan emas yang telah ditetapkan pemerintah.
Nurisa meraih medali emas setelah memenangkan final nomor compound women's individual pada Kamis (1/10/2026). Dalam laga puncak, atlet berusia 20 tahun itu mengalahkan wakil Filipina, Amaya Amparo Cojuangco, dengan skor tipis 139-137.
Kemenangan Nurisa berlangsung dramatis karena pertandingan berjalan sengit sejak gim pertama. Persaingan ketat bahkan berlanjut hingga gim penentuan.
Nurisa akhirnya memastikan kemenangan melalui dua anak panah terakhir yang dilepaskannya pada gim kelima. Keduanya menghasilkan nilai 10 sehingga Nurisa mengumpulkan 29 poin pada gim terakhir.
Sementara itu, Amaya hanya mencatatkan 27 poin pada gim penentuan. Nurisa pun menutup pertandingan dengan kemenangan 139-137 sekaligus merebut medali emas.
Indonesia Lampaui Target Empat Emas
Tambahan emas dari Nurisa membuat Indonesia melampaui target yang ditetapkan pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), yakni empat medali emas.
Sebelumnya, hingga Rabu (30/9), Kontingen Indonesia telah mengoleksi empat medali emas. Dua emas berasal dari bulu tangkis melalui nomor beregu putra serta pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Satu emas lainnya disumbangkan atlet angkat besi Rahmat Erwin Abdullah, sedangkan medali emas keempat diraih atlet panjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi.
Dengan tambahan emas Nurisa, Indonesia kini telah mengoleksi total 32 medali dengan rincian lima emas, tujuh perak, dan 20 perunggu.
Tambahan tersebut menempatkan Kontingen Merah Putih di peringkat ke-13 klasemen sementara perolehan medali Asian Games 2026.
Pundi-pundi medali Indonesia masih berpeluang bertambah. Sejumlah cabang olahraga masih akan menjalani pertandingan hingga babak puncak, termasuk panjat tebing dan esports. (*)