batampos – Peta persaingan MotoGP berubah dalam beberapa tahun terakhir, termasuk di Sirkuit Motegi, Jepang. Dominasi Honda dan Yamaha yang sebelumnya kuat mulai terkikis oleh Ducati.
Honda terakhir kali meraih kemenangan di MotoGP Jepang pada 2019 melalui Marc Marquez. Sementara Yamaha harus menunggu lebih lama. Kemenangan terakhir pabrikan asal Jepang itu di Motegi diraih Jorge Lorenzo pada 2014.
Persaingan menuju MotoGP Jepang 2026 pun menjadi tantangan tersendiri bagi Yamaha dan Honda. Yamaha menghadapi persoalan dengan pembalap utamanya, Fabio Quartararo, sedangkan Honda harus kehilangan Joan Mir.
Konflik Yamaha dengan Quartararo
Peluang Yamaha meraih kemenangan di Motegi mendapat tantangan setelah hubungan dengan Fabio Quartararo memanas.
Usai GP Aragon pada 30 Agustus, juara dunia MotoGP 2021 itu mengaku tidak ingin lagi membantu pengembangan motor Yamaha untuk menghadapi regulasi baru pada 2027.
Pernyataan tersebut muncul setelah Quartararo tidak diizinkan mengikuti uji coba motor MotoGP era baru berkapasitas 850 cc dengan ban Pirelli di Red Bull Ring, Austria, pada 21 September.
Yamaha kemudian berupaya membicarakan persoalan tersebut dengan pembalap asal Prancis itu.
Yamaha Tetap Profesional
Monster Energy Yamaha MotoGP memastikan tetap bersikap profesional dalam menghadapi situasi tersebut. Quartararo juga telah dipastikan pindah ke Honda ketika regulasi baru MotoGP mulai berlaku pada 2027.
Team Director Monster Energy Yamaha MotoGP Massimo Meregalli mengatakan Yamaha tetap akan memberikan dukungan kepada Quartararo hingga akhir musim.
"Yamaha akan mendukung Quartararo hingga akhir musim. Apa pun yang bisa diberikan tim, dia akan mendapatkannya. Kami akan terus melakukan pengembangan hingga balapan terakhir," kata Meregalli kepada Motorsport.
Quartararo yang masih berada di peringkat ke-15 klasemen sementara pembalap juga menyatakan tetap bertekad meraih hasil positif di Jepang.
"Saya selalu senang berada di Jepang. Balapan di sini bukan hanya soal balapan kandang Yamaha, tetapi juga atmosfernya yang sangat spesial. Saya akan memberikan yang terbaik dan bekerja keras untuk mendapatkan hasil terbaik," ujar Quartararo di laman resmi tim.
Honda Tanpa Joan Mir
Honda juga tidak turun dengan kekuatan penuh di MotoGP Jepang. Joan Mir harus absen dalam GP Jepang dan Indonesia karena masalah kesehatan.
Absennya Mir menjadi kehilangan bagi Honda. Pada musim sebelumnya, juara dunia MotoGP 2020 tersebut mampu finis di posisi ketiga di Motegi.
Honda kemudian menurunkan Somkiat Chantra sebagai pengganti Mir. Pembalap asal Thailand itu memiliki pengalaman positif di Motegi setelah meraih kemenangan di kelas Moto2 pada 2023.
Chantra kini menghadapi tantangan berbeda setelah musim ini membela Honda HRC di ajang WorldSBK.
"Saya bekerja keras selama di Superbike dan sekarang harus mengubah pola pikir serta beradaptasi dengan motor baru," tutur Chantra. (*)
Editor : Putut Ariyo