Kevin Diks Minta Jadi Striker, Cetak Gol di Menit 90+6

JawaPos • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 14:56 WIB
Pemain Timnas Indonesia Kevin Diks usai berhasil mengalahkan Bangladesh dalam pertandingan penyisihan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Pemain Timnas Indonesia Kevin Diks usai berhasil mengalahkan Bangladesh dalam pertandingan penyisihan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos -

Kapten Timnas Indonesia Kevin Diks mengungkapkan dirinya meminta kepada pelatih John Herdman untuk dimainkan sebagai striker pada penghujung laga melawan Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026. Keputusan tersebut berbuah gol pada menit ke-90+6 sekaligus mengantar Indonesia menang 9-2 dan lolos ke final.

Diks mengatakan, perubahan posisi itu dilakukan untuk menghemat tenaga sekaligus membantu tim yang membutuhkan tambahan gol. Dengan bermain lebih ke depan, ia tetap bisa berada di lapangan tanpa harus banyak menguras energi.

“Iya, di 30 menit terakhir sangat berat bagi saya. Namun, saya mencoba untuk mendorong semua orang di sekitar saya. Saya tidak hanya berjuang untuk diri saya sendiri, saya berjuang untuk semua orang yang ada di sekitar,” kata Diks ketika ditemui awak media di mixed zone SUGBK.

Ia kemudian menyampaikan idenya kepada Herdman agar tetap bermain dengan posisi lebih depan.

“Dan itulah saya berkata kepada pelatih (John Herdman), ‘Pelatih, apakah saya perlu digantikan atau menjadi seorang striker? Karena dengan begitu saya bisa tetap di lapangan dan menunggu bola sebentar serta tidak bermain dengan 10 orang’. Jadi, dia setuju dan saya tetap main sebagai seorang striker dan saya mencetak gol,” katanya.

Baca Juga: Timnas Indonesia Hajar Bangladesh 9-2, Garuda ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Pemain Borussia Moenchengladbach itu mengaku bangga dengan perjuangan tim yang mampu melewati situasi sulit hingga akhirnya memastikan tiket ke final.

Menurut Diks, perjuangan serupa juga ditunjukkan Indonesia ketika menghadapi Malaysia. Saat itu, skuad Garuda harus bermain dengan 10 pemain sejak Thom Haye menerima kartu merah pada menit ke-37.

“Kami di babak pertama bermain sangat bagus. Tentu saja gol di mana kami kebobolan tidak menjadikan kami sempurna. Tapi, berjuang sekeras itu setelah tiga pertandingan dalam enam hari atau enam setengah hari itu sangat sulit. Tapi, saya bangga pada para pemain,” ujarnya.

Di final, Indonesia akan menghadapi Thailand yang telah dipastikan menjadi juara Grup B meski masih menyisakan satu pertandingan. Laga final dijadwalkan berlangsung di SUGBK, Senin (5/10) pukul 20.00 WIB.

Diks menilai Thailand merupakan tim yang bagus. Namun, ia memilih menikmati kemenangan atas Bangladesh terlebih dahulu sebelum mengalihkan fokus ke pertandingan final.

“Saya sudah sering mendengar tentang mereka. Saya sudah melihat mereka bermain sebentar. Gaya sepak bola mereka bagus. Dan kita lihat saja nanti. Tapi, pertama-tama, kita nikmati saja malam ini, lalu besok fokus pada pertandingan berikutnya, dan nanti kita lihat bagaimana,” tutur bek berusia 29 tahun tersebut. (*) 

Editor : Yofi Yuhendri
FIFA ASEAN Cup 2026 John Herdman Kevin Diks Indonesia vs Bangladesh timnas indonesia