batampos - Pasangan padel putri Indonesia Fitriani Sabatini/Fadona Kusumawati meraih medali perak Asian Games 2026 setelah kalah dari pasangan Jepang Saki Tsukamoto/Kae Tokumoto pada laga final di Nagoya City Higashi Sport Center, Jepang, Sabtu.
Fitriani/Fadona harus mengakui keunggulan pasangan Jepang setelah bertanding selama satu jam 55 menit. Ani/Dona, sapaan Fitriani/Fadona, kalah dua set langsung dengan skor 3-6, 4-6.
“Pertandingan tadi cukup drama ya. Di set pertama kita mencari celah cuma kalah, di set kedua kita sudah mencoba ada titik terang, sudah leading 4-1 cuma kita enggak dapat, itu hal yang biasa di permainan,” kata Fitriani seusai pertandingan.
Fitriani/Fadona Sempat Unggul 4-1
Pada set pertama, Indonesia sempat mendapatkan poin pertama. Namun, gim pembuka berlangsung ketat dan tiga bola yang keluar dari permainan Indonesia membuat Jepang mengamankan gim pertama.
Ani/Dona kemudian bangkit dengan merebut gim kedua tanpa perlawanan berarti untuk menyamakan kedudukan. Mereka kembali mengamankan gim ketiga sehingga berbalik unggul 2-1.
Pasangan Jepang kemudian merebut dua gim beruntun untuk membalikkan keadaan menjadi 3-2. Persaingan kembali berlangsung ketat pada gim keenam sebelum Tsukamoto/Tokumoto mengamankan gim tersebut.
Ani/Dona berhasil merebut gim ketujuh untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 3-4. Namun, Jepang kembali menjauh setelah memenangkan gim kedelapan sehingga unggul 5-3.
Gim kesembilan berlangsung sengit hingga terjadi deuce dua kali dan berlanjut ke satu poin penentu atau sudden death. Jepang akhirnya merebut gim tersebut sekaligus menutup set pertama dengan skor 6-3.
Memasuki set kedua, Ani/Dona tampil lebih baik. Pasangan Indonesia merebut dua gim beruntun dan unggul 2-0.
Fitriani/Fadona bahkan mampu memperlebar keunggulan menjadi 4-1. Namun, Tsukamoto/Tokumoto perlahan bangkit dan mengejar ketertinggalan.
Pasangan Jepang kemudian menyamakan kedudukan sebelum berbalik unggul dan akhirnya merebut set kedua dengan skor 6-4. Hasil tersebut memastikan medali emas untuk Jepang dan perak bagi Indonesia.
Fitriani mengakui pasangan Jepang memiliki pengalaman yang lebih baik sehingga mampu mengatasi tekanan ketika Indonesia sempat memimpin pada set kedua.
“Cuma overall kita sudah melakukan yang terbaik. Memang kita harus mengakui kita kalah pengalaman, mereka jauh lebih berpengalaman,” ujar Ani.
Statistik Final Padel Putri Asian Games 2026
Berdasarkan statistik penyelenggara, Indonesia mengumpulkan 51 poin dalam pertandingan tersebut, sedangkan Jepang mencatatkan 58 poin.
Fitriani/Fadona mencatatkan 47 dari 56 servis pertama atau 85 persen. Sementara itu, Tsukamoto/Tokumoto mencatatkan 48 dari 54 servis pertama atau 89 persen.
Dari poin yang diperoleh melalui servis pertama, Indonesia mengamankan 47 persen, sedangkan Jepang mencapai 60 persen. Secara keseluruhan, Indonesia memenangi 43 persen poin servis dan Jepang 50 persen.
Hasil final tersebut membuat Indonesia mengisi dua posisi podium cabang padel putri Asian Games 2026.
Fitriani/Fadona meraih medali perak, sedangkan Beatrice Gumulya/Novela Putria membawa pulang medali perunggu setelah mengalahkan pasangan Filipina Danna Abad/Joshea Malazarte dengan skor telak 6-0, 6-0. (*)
Editor : Putut Ariyo