Indonesia Tutup Asian Games 2026 di Peringkat 16 dengan 5 Emas

jpg • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 05:45 WIB
Suasana penutupan Asian games 2026. Selanjutnya Doha, Qatar, akan menjadi tuan rumah.
Suasana penutupan Asian games 2026. Selanjutnya Doha, Qatar, akan menjadi tuan rumah.

batampos - Kontingen Indonesia mengakhiri perjuangan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan menempati peringkat ke-16 klasemen akhir. Tim Merah Putih mengoleksi 5 medali emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

Perolehan lima medali emas tersebut membuat Indonesia melampaui target yang ditetapkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Sebelumnya, Indonesia ditargetkan meraih empat medali emas pada Asian Games 2026.

Namun, capaian tersebut belum mampu mempertahankan posisi Indonesia seperti pada edisi sebelumnya. Pada Asian Games 2022 Hangzhou, Indonesia finis di peringkat ke-13 klasemen perolehan medali.

Bulu tangkis menjadi cabang olahraga dengan kontribusi emas terbanyak bagi Indonesia. Dua medali emas diraih dari nomor beregu putra serta ganda putra melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.

Tiga emas lainnya berasal dari tiga cabang olahraga berbeda. Rahmat Erwin Abdullah menyumbangkan emas dari angkat besi, Desak Made Rita Kusuma Dewi dari panjat tebing, dan Nurisa Dian Ashrifah dari panahan.

CdM Evaluasi Perjalanan Indonesia

Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia Todotua Pasaribu mengapresiasi perjuangan seluruh atlet dan anggota kontingen selama Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Menurut Todotua, perjalanan Indonesia di ajang tersebut menghadirkan berbagai tantangan yang harus dihadapi melalui koordinasi antarpihak.

"Asian Games adalah ajang pertarungan yang penuh dengan tantangan. Tapi dengan koordinasi yang baik, dengan konsolidasi yang baik, kami dengan NOC, dengan Kemenpora dan khususnya para cabang olahraga yang mengikuti kompetisi ini, kita berkoordinasi dengan baik," ujar Todotua.

Ia mengatakan seluruh rangkaian perjalanan kontingen Indonesia selama Asian Games 2026 akan menjadi bahan evaluasi.

Hasil evaluasi tersebut nantinya akan dilaporkan kepada National Olympic Committee (NOC) dan Kemenpora sebagai bahan untuk pengembangan industri olahraga nasional.

"Selebihnya nanti kita akan laporkan ke NOC dan juga kepada Kemenpora untuk menjadi suatu review bagi dunia industri olahraga nasional kita ke depannya," tutur Todotua. (*)

Editor : Putut Ariyo
Asian Games 2026 Aichi-Nagoya Klasemen Medali Kemenpora indonesia