batampos – Tiongkok kembali menjadi juara umum Asian Games. Negeri Tirai Bambu itu mempertahankan dominasinya untuk ke-12 kalinya secara beruntun setelah menutup Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan 169 medali emas, 89 perak, dan 83 perunggu.
Dominasi Tiongkok di Asian Games 2026 turut ditopang banyak atlet muda dan wajah baru. Dari 815 atlet yang dikirim ke Jepang, sebanyak 548 di antaranya merupakan debutan di ajang Asian Games.
Menariknya, sekitar 27 persen dari total kontingen Tiongkok tersebut merupakan atlet yang lahir setelah 2005. Sejumlah atlet muda bahkan langsung mencatat prestasi menonjol pada debut mereka.
Salah satunya perenang berusia 13 tahun, Yu Zidi. Dalam debutnya di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Yu berhasil meraih tiga medali emas.
Ada pula Zhang Zhanshuo yang baru berusia 19 tahun. Perenang tersebut tampil impresif dengan mengoleksi tujuh medali emas dari delapan nomor yang diikutinya.
Catatan itu membuat Zhang menjadi perenang pertama dalam sejarah Asian Games yang mampu meraih tujuh medali emas dalam satu edisi.
“Saya sangat senang bisa meraih tujuh medali emas ini. Ke depan, tujuh emas tersebut akan menjadi motivasi yang lebih besar bagi saya,” ujar Zhang, dikutip dari Olympic Council of Asia (OCA).
Atlet Muda Jadi Penentu Emas Tiongkok
Atlet muda lainnya yang mencuri perhatian adalah Chen Yujie. Perenang berusia 17 tahun tersebut menjadi penentu kemenangan Tiongkok pada nomor estafet campuran 4x100 meter.
Tampil sebagai pelari terakhir, Chen melakukan comeback dan membawa Tiongkok melewati Thailand dengan keunggulan hanya 0,09 detik.
Sementara itu, dari cabang atletik, atlet lempar lembing Yan Ziyi juga mencatat prestasi istimewa. Atlet berusia 18 tahun tersebut memecahkan rekor Asian Games melalui lemparan sejauh 70,46 meter.
Yang membuat pencapaiannya semakin mencolok, Yan hanya membutuhkan satu kali percobaan untuk mencatat rekor tersebut.
Ketua Kontingen Tiongkok Gao Zhidan mengatakan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi ajang penting untuk mematangkan generasi atlet berikutnya.
“Asian Games kali ini sepenuhnya mencapai tujuan sebagai ajang pematangan tim. Para atlet tampil percaya diri, positif, dan terbuka, serta menunjukkan semangat, keteguhan, dan keberanian generasi muda Tiongkok di era baru,” ujar Gao, dikutip dari Xinhua. (*)
Editor : Putut Ariyo