Ben Whittaker Jadi Penantang Wajib IBF Usai Kalahkan Conor Wallace

Antara • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 16:31 WIB
Foto Ben Whittaker (kiri) bertarung melawan Conor Wallace (kanan) dalam media sosial yang dipantau di Jakarta, Senin (5/10/2026). (Instagram/@benwhittaker)
Foto Ben Whittaker (kiri) bertarung melawan Conor Wallace (kanan) dalam media sosial yang dipantau di Jakarta, Senin (5/10/2026). (Instagram/@benwhittaker)

batampos - Petinju Inggris Ben Whittaker resmi menjadi penantang wajib gelar kelas berat ringan (79,4 kilogram) International Boxing Federation (IBF) setelah mengalahkan Conor Wallace melalui kemenangan angka di Birmingham, Inggris.

Whittaker menang dalam pertarungan 12 ronde yang berlangsung di Utilita Arena, Birmingham. Para juri memberikan skor 117-111, 116-112, dan 115-113 untuk petinju tuan rumah tersebut.

Kemenangan itu sekaligus membuka jalan bagi Whittaker untuk mendapatkan kesempatan menantang juara dunia kelas berat ringan IBF, Dmitry Bivol.

Namun, Whittaker kemungkinan masih harus menunggu sebelum mendapatkan kesempatan tersebut. Promotornya, Eddie Hearn, menyebut pertarungan perebutan gelar kemungkinan baru bisa digelar pada musim panas tahun depan.

“Kami tahu Ben berada dalam posisi untuk melawan pemenang Bivol-Smith, tetapi kemungkinan besar itu baru akan terjadi musim panas mendatang, jadi dia perlu bertarung sementara itu,” kata Hearn, dikutip dari laman resmi yang dipantau di Jakarta, Senin.

Whittaker Sempat Dapat Tekanan Wallace

Whittaker sebenarnya mampu mengendalikan sebagian besar jalannya pertarungan melawan Wallace. Petinju Inggris itu tampil dengan gaya khasnya dan mengandalkan keterampilan tinju untuk menjaga jarak dari lawannya.

Namun, situasi berubah memasuki ronde-ronde akhir. Wallace mulai menemukan celah dalam pertahanan Whittaker dan meningkatkan tekanan.

Ronde ke-10 menjadi salah satu momen penting. Pukulan Wallace mampu mengguncang Whittaker dan membuat pertarungan semakin terbuka.

Pada ronde terakhir, Whittaker kembali mendapat tekanan ketika Wallace berusaha mengejar kemenangan dramatis. Meski demikian, Whittaker mampu bertahan hingga bel terakhir sebelum juri memberikan kemenangan angka untuknya.

Bivol Masih Harus Hadapi Callum Smith

Dmitry Bivol saat ini memegang sabuk juara dunia kelas berat ringan IBF. Petinju asal Rusia tersebut kembali menjadi juara setelah mengalahkan Artur Beterbiev pada Februari 2025.

Bivol kemudian mempertahankan gelar IBF saat menghadapi Michael Eifert pada Mei 2026. Ia menang angka mutlak dalam pertarungan tersebut sekaligus mempertahankan sabuk IBF dan World Boxing Association (WBA).

Dengan status barunya sebagai penantang wajib, Whittaker kini memiliki jalur yang lebih jelas menuju perebutan gelar IBF. Namun, ia belum bisa langsung menghadapi Bivol.

Pasalnya, Bivol lebih dulu dijadwalkan menghadapi Callum Smith. Smith merupakan penantang wajib World Boxing Organization (WBO) sekaligus pemegang gelar interim WBO.

Bivol dan Smith telah menyepakati persyaratan pertarungan. Duel tersebut akan menjadi agenda penting bagi Bivol sebelum menentukan langkah berikutnya di kelas berat ringan.

Sementara itu, Whittaker harus menunggu hasil pertarungan Bivol kontra Smith sebelum peluang perebutan gelarnya menjadi semakin konkret. (*)

Editor : Jamil Qasim
Ben Whittaker IBF