batampos – Timnas Spanyol meraih kemenangan dramatis atas tuan rumah Kroasia dalam lanjutan UEFA Nations League. Sempat tertinggal lebih dulu, La Furia Roja bangkit dan menang 2-1 di Stadion Poljud, Rabu (7/10).
Mikel Merino menjadi aktor utama kemenangan Spanyol. Gelandang Arsenal itu mencetak dua gol atau brace untuk membalikkan keadaan setelah Spanyol lebih dulu kebobolan melalui Ivan Perisic.
Merino mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-61. Ia kemudian memastikan kemenangan Spanyol lewat gol keduanya pada menit ke-88.
Merino mengakui pertandingan melawan Kroasia berlangsung sulit. Menurutnya, atmosfer stadion dan dukungan suporter tuan rumah membuat Spanyol harus bekerja keras hingga menit terakhir.
"Ini adalah pertandingan yang sangat sulit di stadion yang sangat sulit dengan atmosfer yang luar biasa. Kami tahu bahwa datang ke sini akan sulit. Apalagi mereka mencetak gol pertama dan para penggemar benar-benar bersorak untuk mereka," kata Merino seperti dikutip dari laman resmi UEFA, Rabu (7/10).
Namun, Spanyol tidak menyerah. Merino menyebut perjuangan hingga peluit akhir menjadi kunci keberhasilan timnya membawa pulang tiga poin.
"Tapi tim ini tidak pernah menyerah, berjuang sampai akhir, dan untungnya bagi kami, kami meraih kemenangan," ujarnya.
Bagi Merino, dua gol tersebut memiliki arti khusus. Ia menganggap gol yang dicetaknya sebagai buah dari kerja keras yang selama ini dilakukan.
"Mencetak gol penting sangat berarti bagi saya. Ini adalah penghargaan besar atas kerja keras yang telah saya lakukan," katanya.
Menurut Merino, kerja keras seorang pemain tidak selalu langsung menghasilkan penghargaan. Karena itu, ia merasa bahagia ketika kontribusinya kali ini berbuah dua gol sekaligus kemenangan bagi Spanyol.
"Saya sangat senang bukan hanya karena gol-gol tersebut, tetapi juga karena kontribusi yang saya berikan kepada tim," tuturnya.
Masuk Babak Kedua
Menariknya, Merino tidak masuk dalam starting XI Spanyol. Pelatih Luis de la Fuente baru menurunkannya pada awal babak kedua untuk menggantikan Alex Baena.
Meski hanya bermain sejak babak kedua, gelandang 30 tahun itu langsung memberikan dampak besar. Kehadirannya membuat lini serang Spanyol semakin agresif dan mampu membalikkan tekanan Kroasia.
Berdasarkan data FotMob, Merino melepaskan dua tembakan sepanjang pertandingan. Kedua peluang tersebut semuanya berbuah gol.
Efektivitas Merino menjadi pembeda dalam laga tersebut. Dua golnya membawa Spanyol bangkit dari ketertinggalan sekaligus mengamankan kemenangan 2-1 atas Kroasia. (*)
Editor : Jamil Qasim