Djokovic Juara China Open, Gelar ke-102 dalam Karier

jpg • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 10:01 WIB
NOVAK Djokovic dari Serbia mengangkat piala usai menjuarai turnamen tenis China Open 2026 di Beijing, Tiongkok, Senin (5/10). FOTO: MARKO PERKOV/AFP
NOVAK Djokovic dari Serbia mengangkat piala usai menjuarai turnamen tenis China Open 2026 di Beijing, Tiongkok, Senin (5/10). FOTO: MARKO PERKOV/AFP

batampos – Novak Djokovic kembali berjaya di China Open. Petenis Serbia tersebut meraih gelar ketujuh China Open 2026 setelah Alex de Minaur mengundurkan diri pada partai final, Selasa (6/10), akibat cedera pangkal paha.

Dilansir dari Flashscore, Rabu (7/10), Djokovic lebih dulu mengamankan set pertama melalui tiebreak dengan skor 7-3.

De Minaur kemudian tidak mampu melanjutkan pertandingan. Petenis Australia itu memutuskan mundur ketika tertinggal 0-1 pada set kedua.

Hasil tersebut mengantarkan Djokovic meraih gelar ke-102 sepanjang kariernya. Kemenangan itu juga memperpanjang rekor sempurnanya di Beijing menjadi 34 kemenangan beruntun.

Djokovic Pertahankan Rekor 21 Tahun Selalu Juara

Gelar China Open 2026 menambah catatan istimewa dalam perjalanan karier Djokovic.

Petenis berusia 39 tahun itu kini tercatat selalu meraih setidaknya satu gelar tunggal dalam 21 tahun berturut-turut.

Catatan tersebut semakin mempertegas konsistensi Djokovic dalam mempertahankan performanya di level tertinggi tenis dunia.

Sementara itu, De Minaur sempat mendapatkan perawatan medis setelah kehilangan set pertama. Unggulan kelima asal Australia tersebut kemudian kembali ke lapangan dengan paha kiri yang dibalut perban.

Namun, kondisi cedera membuat De Minaur kesulitan melanjutkan pertandingan. Setelah memenangi gim pertama pada set kedua, ia akhirnya memilih mundur dan menyerahkan gelar kepada Djokovic.

Djokovic Simpati atas Cedera De Minaur

Setelah pertandingan berakhir, Djokovic menyampaikan simpati kepada De Minaur. Ia berharap lawannya tersebut dapat segera pulih dari cedera yang dialaminya.

Di sisi lain, Djokovic mengakui perjalanan musim 2026 tidak berjalan mudah.

Petenis Serbia tersebut menghadapi sejumlah persoalan fisik dan kesehatan yang turut memengaruhi penampilannya sepanjang musim.

Meski demikian, Djokovic terus berusaha menemukan kembali permainan terbaiknya agar tetap mampu bersaing di level tertinggi.

Gelar China Open 2026 menjadi bukti bahwa Djokovic masih mampu mempertahankan performa kompetitifnya sekaligus menambah koleksi gelar dalam karier panjangnya. (*)

Editor : Putut Ariyo
Novak Djokovic China Open 2026 Alex de Minaur ATP tenis