batampos – Indonesia bersiap menjadi pusat perhatian dunia otomotif internasional. Ajang FIA Rallycross World Cup 2026 akan digelar di Ancol Rallycross Circuit, Jakarta, pada 5–6 Desember mendatang. Kejuaraan bergengsi ini bakal menghadirkan sejumlah pembalap kelas dunia, termasuk legenda reli Sebastien Loeb.
Penyelenggaraan FIA Rallycross World Cup menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk kembali menunjukkan kemampuan menggelar kompetisi otomotif bertaraf internasional.
Deputy Chief Sarga Motorsport, Ricky Wirjan, mengatakan kejuaraan tersebut bukan sekadar menghadirkan perlombaan internasional, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang pengembangan olahraga otomotif nasional.
"Ajang itu bukan sekadar menghadirkan satu event internasional, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang kami untuk membangun ekosistem rallycross dan motorsport yang semakin kuat di Indonesia," ujar Ricky dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (14/10).
Sarga Motorsport, yang berada di bawah naungan Sarga.Co, dipercaya Federation Internationale de l'Automobile (FIA) untuk menyelenggarakan kompetisi tersebut.
Bahkan, Indonesia direncanakan menjadi tuan rumah selama lima tahun ke depan. Hal ini menunjukkan besarnya peluang Indonesia untuk berkembang sebagai salah satu pasar strategis olahraga otomotif internasional.
Targetkan 50 Ribu Penonton
FIA Rallycross World Cup 2026 diproyeksikan menjadi salah satu agenda olahraga otomotif terbesar di Jakarta tahun ini.
Penyelenggara menargetkan kehadiran 25 ribu penonton setiap hari. Dengan pelaksanaan selama dua hari, total kunjungan ditargetkan mencapai 50 ribu penonton.
Ricky optimistis target tersebut dapat tercapai seiring meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap kompetisi otomotif internasional.
Terlebih, Indonesia menjadi satu-satunya lokasi penyelenggaraan FIA Rallycross World Cup di luar Eropa pada 2026.
Kejuaraan ini juga memiliki karakteristik berbeda dibandingkan balapan mobil pada umumnya.
Rallycross menggabungkan lintasan aspal dan tanah dalam perlombaan pendek berintensitas tinggi. Komposisi lintasan terdiri atas sekitar 60 persen aspal dan 40 persen tanah serta kerikil.
Perpaduan dua jenis permukaan tersebut membuat pembalap harus memiliki kemampuan mengendalikan kendaraan dalam kondisi lintasan yang berubah-ubah.
Format balapan yang cepat dan penuh persaingan menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar otomotif.
Sebastien Loeb dan Kevin Hansen Siap Bertarung
Sejumlah nama besar dunia otomotif dipastikan masuk dalam rencana persaingan FIA Rallycross World Cup 2026.
Salah satunya Sebastien Loeb, legenda reli dunia yang mengoleksi sembilan gelar juara World Rally Championship (WRC) secara beruntun.
Loeb akan memperkuat tim Sarga Motorsport bersama Kevin Hansen, juara FIA Extreme H World Cup 2025.
Keduanya dijadwalkan bersaing pada kategori tertinggi, RX1.
Kehadiran dua pembalap tersebut diperkirakan menjadi magnet utama bagi penggemar olahraga otomotif di Indonesia.
Selain RX1, kejuaraan ini juga mempertandingkan kategori RX5.
Indonesia akan memiliki wakil melalui pembalap muda Kingston Effendi yang memperkuat Sarga Motorsport pada kelas RX5.
Keikutsertaan Kingston diharapkan menjadi kesempatan bagi pembalap nasional untuk memperoleh pengalaman bersaing dalam kompetisi internasional.
Sirkuit Formula E Ancol Disulap Jadi Arena Rallycross
Persiapan penyelenggaraan FIA Rallycross World Cup 2026 terus dilakukan, termasuk pembangunan dan penyesuaian infrastruktur lintasan.
Salah satu langkah utama adalah transformasi The Jakarta International E-Prix Circuit menjadi Ancol Rallycross Circuit Jakarta.
Proses pembangunan dan penyesuaian lintasan tersebut telah dimulai sejak September 2026.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turut memberikan dukungan melalui sejumlah aspek persiapan, mulai dari infrastruktur, transportasi publik, promosi, hingga dukungan teknis penyelenggaraan.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Andri Yansyah, mengatakan kejuaraan tersebut memiliki arti penting dalam memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global.
"Bersama Sarga Motorsport, kami siap menghadirkan balapan rallycross yang benar-benar memenuhi standar sportainment kelas dunia," katanya.
Menurut Andri, penyelenggaraan kompetisi internasional juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya tarik Jakarta sebagai destinasi wisata olahraga.
Selain menghadirkan hiburan bagi masyarakat, ajang ini diharapkan mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Kehadiran puluhan ribu penonton juga berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi sektor perhotelan, transportasi, kuliner, dan industri pendukung lainnya.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, FIA Rallycross World Cup 2026 diharapkan menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperkuat posisi dalam kalender olahraga otomotif internasional. (*)