batampos - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) terus memantau perkembangan situasi keamanan di Timur Tengah menjelang Piala Asia 2027 di Arab Saudi. Jika kondisi dinilai tidak memungkinkan, AFC membuka opsi mengundur turnamen tersebut hingga 2028 atau memindahkan lokasi penyelenggaraan.
Presiden AFC Salman bin Ibrahim Al Khalifa mengatakan, pihaknya masih menunggu perkembangan situasi di kawasan tersebut sebelum mengambil keputusan. Sejumlah opsi tengah dipertimbangkan, termasuk perubahan jadwal dan penunjukan tuan rumah alternatif.
“Kita bisa menunggu hingga akhir November. Situasi di kawasan ini bisa berubah sangat cepat, baik menjadi lebih baik maupun lebih buruk, dan kita hanya perlu melihat apa yang terjadi,” kata Salman, dikutip dari Reuters, Kamis (15/10/2026).
Salman menegaskan, AFC akan mempertimbangkan berbagai faktor sebelum menentukan langkah selanjutnya. Jika diperlukan, konfederasi tersebut dapat mengubah jadwal penyelenggaraan hingga tahun berikutnya.
“Jika kami perlu mengambil keputusan, maka kami akan melakukannya, tetapi kami bisa saja memundurkan jadwal hingga tahun 2028 jika perlu,” ujarnya.
Meski demikian, Salman menyebut persiapan Piala Asia 2027 sejauh ini masih berjalan sesuai rencana. Turnamen yang akan diikuti 24 negara tersebut dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027.
“Namun, saat ini kami sedang memantau situasi dan semuanya berjalan sesuai jadwal,” tambahnya.
Baca Juga: Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ini Kerangka Timnas Indonesia untuk Piala Asia 2027
Situasi keamanan di Timur Tengah menjadi perhatian menjelang turnamen sepak bola terbesar di Asia tersebut. Menurut laporan Reuters, sejumlah federasi sepak bola turut mencermati perkembangan di kawasan itu.
Federasi Sepak Bola Jepang, menurut laporan tersebut, menyatakan tidak akan mengikuti turnamen jika situasi keamanan tidak kunjung membaik. Sementara itu, Federasi Sepak Bola Australia masih memantau perkembangan yang terjadi.
Bagi Timnas Indonesia, kepastian penyelenggaraan Piala Asia 2027 menjadi bagian penting dalam persiapan menghadapi persaingan sepak bola di level Asia. Turnamen tersebut juga menjadi kesempatan bagi skuad Garuda untuk melanjutkan perkembangan setelah mencatatkan pencapaian bersejarah pada edisi sebelumnya.
Pada Piala Asia 2023, Timnas Indonesia untuk pertama kalinya berhasil menembus babak 16 besar sepanjang keikutsertaannya di turnamen tersebut. Pencapaian itu menjadi salah satu tolok ukur perkembangan tim di kompetisi sepak bola tertinggi Asia.
AFC kini masih menunggu perkembangan situasi sebelum menentukan apakah Piala Asia 2027 tetap digelar sesuai jadwal, mengalami perubahan waktu, atau membutuhkan alternatif penyelenggaraan. (*)
Editor : Yofi Yuhendri