batampos - Kylian Mbappé dan Erling Haaland menorehkan pencapaian istimewa di Liga Champions. Pada matchday kedua fase liga, Kamis (15/10), keduanya disebut menyamai capaian Lionel Messi melalui rekor yang berbeda.
Saat membela Real Madrid dalam kemenangan 4-3 atas AS Roma di Stadio Olimpico, Roma, Mbappé mencatatkan penampilan ke-100 di Liga Champions. Kapten timnas Prancis itu memecahkan rekor Messi sebagai pemain termuda yang mencapai 100 penampilan di kompetisi elite Eropa tersebut. Mbappé mencatatkan pencapaian itu pada usia 27 tahun 298 hari.
Sementara itu, Haaland telah mengoleksi 61 gol di Liga Champions setelah memborong dua gol ke gawang Paris Saint-Germain di Stadion Etihad, Manchester. Pencapaian tersebut diraihnya pada usia 26 tahun 85 hari, lebih muda dibandingkan usia Messi saat mencetak gol ke-60 di kompetisi tersebut.
Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, menyebut pencapaian Haaland sebagai kabar baik bagi timnya, terutama bagi sang striker.
“Setidaknya, saat ini, pemain-pemainku sudah melakukan hal yang benar,” ujar Maresca, sebagaimana dikutip dari laman resmi klub.
Dejavu di Olimpico
Rekor yang dipecahkan Mbappé menghadirkan kisah yang mengingatkan pada perjalanan Messi. Sebab, Messi juga mencatatkan penampilan ke-100 di Liga Champions saat bertandang ke markas AS Roma di Stadio Olimpico, tepatnya pada matchday pembuka fase grup musim 2015–2016.
Baca Juga: Comeback Dramatis, Real Madrid Hajar Roma 4-3 di Olimpico
Saat itu, Messi membela FC Barcelona. Klub berjuluk Blaugrana tersebut bermain imbang 1-1 dengan Roma, sementara Messi gagal mencetak gol. Situasi itu berbeda dengan Mbappé yang membuka keunggulan Real Madrid dalam laga kali ini.
Meski berakhir dengan kemenangan dramatis 4-3, pertandingan tersebut tidak berjalan mudah bagi Real Madrid. Pelatih Real Madrid, José Mourinho, menilai lawannya memberikan tantangan tersendiri karena memainkan gaya sepak bola yang berbeda dari tim-tim yang biasa mereka hadapi.
“Tidak mudah mencetak gol dalam pertandingan ini. Kami menghadapi lawan yang memainkan gaya sepak bola yang berbeda dari apa yang biasa kami hadapi,” kata Mourinho, sebagaimana dilansir Sport. (*)
Editor : Yofi Yuhendri