MU Gagal Menang, Maguire Sesalkan Gol Bola Mati Leeds

JawaPos • Dipublikasikan Senin, 19 Oktober 2026 | 17:31 WIB
Harry Maguire saat laga imbang Manchester United lawan Leeds United. (Dok. Manchester United)
Harry Maguire saat laga imbang Manchester United lawan Leeds United. (Dok. Manchester United)

batampos – Manchester United kembali gagal meraih kemenangan setelah ditahan Leeds United 1-1 pada pekan ketujuh Liga Inggris di Stadion Elland Road, Minggu (18/10). Bek senior Setan Merah, Harry Maguire, mengaku kecewa karena timnya harus kehilangan keunggulan akibat kelengahan dalam mengantisipasi situasi bola mati.

Gol Dominic Calvert-Lewin pada menit ke-51 menjadi pukulan bagi Manchester United. Maguire menilai gol tersebut seharusnya bisa dicegah, terlebih lini pertahanan timnya mampu membatasi peluang Leeds sepanjang pertandingan.

“Ketika bermain di tempat seperti ini, Anda tidak boleh kalah dalam situasi bola mati. Kami justru kebobolan dan membiarkan mereka kembali ke pertandingan,” ujar Maguire kepada Sky Sports, seperti dikutip laman resmi Manchester United, Senin (19/10).

Menurut bek berusia 33 tahun itu, Manchester United sebenarnya tampil cukup solid dalam menjaga organisasi pertahanan. Leeds tidak banyak mendapatkan peluang berbahaya melalui permainan terbuka.

Namun, satu kelengahan setelah turun minum membuat tim tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan.

“Sepanjang pertandingan, kami merasa nyaman dengan formasi kami. Mereka tidak menciptakan terlalu banyak peluang. Kebobolan dari bola mati setelah babak pertama sangat mengecewakan. Kami harus berjuang lebih keras,” katanya.

Soroti Penguasaan Bola

Selain persoalan pertahanan, Maguire juga menilai Manchester United perlu meningkatkan kualitas permainan, terutama dalam penguasaan bola.

Ia mengakui Leeds merupakan lawan yang sulit dikalahkan, terlebih ketika bermain di hadapan pendukung sendiri.

“Anda tidak bisa mempertanyakan kekompakan, semangat, dan perjuangan para pemain. Ini tempat yang sulit untuk didatangi. Leeds sedang dalam performa terbaik di liga,” ujarnya.

Meski demikian, Maguire menegaskan Setan Merah seharusnya mampu menunjukkan kualitas permainan yang lebih baik.

“Kami bisa lebih baik. Kami harus menunjukkan kualitas yang lebih baik dalam penguasaan bola,” tegasnya.

Manchester United sempat meningkatkan intensitas serangan pada 20 menit terakhir pertandingan. Maguire menilai timnya mulai mengendalikan permainan sekitar menit ke-70 dan memiliki peluang untuk mencetak gol kemenangan.

Namun, hingga peluit panjang berbunyi, kedua tim gagal menambah gol.

“Kami mulai menguasai permainan sekitar menit ke-70 dan mungkin terlihat lebih berpeluang memenangkan pertandingan. Tetapi, hasil imbang mungkin lebih adil,” ungkapnya.

Ungkap Strategi Hadapi Leeds

Maguire juga menjelaskan pendekatan taktik Manchester United saat menghadapi Leeds.

Menurutnya, tim pelatih telah menyiapkan strategi untuk mengimbangi agresivitas lawan, terutama ketika kehilangan penguasaan bola.

“Kami melatihnya sepanjang pekan. Kami ingin menandingi mereka saat tanpa bola dan bermain cukup agresif,” katanya.

Manchester United juga menerapkan fleksibilitas posisi pemain untuk mendapatkan keunggulan jumlah pemain di lini tengah.

Maguire menjelaskan bahwa perubahan struktur permainan ketika menguasai dan kehilangan bola menjadi bagian dari strategi tersebut.

“Kami tahu bisa mendapatkan banyak keuntungan di tengah lapangan karena mereka hanya memainkan dua pemain di posisi itu,” ujarnya.

Meski gagal membawa pulang tiga poin, Maguire tetap mengapresiasi semangat juang rekan-rekannya.

Namun, ia menegaskan Manchester United harus segera memperbaiki kelemahan dalam mengantisipasi bola mati serta meningkatkan efektivitas permainan jika ingin meraih hasil lebih baik pada pertandingan berikutnya. (*)

Editor : Jamil Qasim
MU Gagal Menang Gol Bola Mati