batampos – Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, bersama pasangannya asal Australia, Storm Hunter, melaju ke final nomor ganda Japan Open 2026. Pasangan unggulan pertama itu menyingkirkan Isabelle Haverlag/Lilli Tagger pada semifinal di Osaka, Jepang, Jumat, dengan skor 6-2, 5-7, 10-8.
Berdasarkan catatan Asosiasi Tenis Putri (WTA), pertandingan berlangsung selama satu jam 26 menit. Janice/Hunter harus melewati perlawanan ketat sebelum memastikan kemenangan melalui super tie-break pada set penentuan.
Janice/Hunter langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Mereka unggul 4-0 pada set pertama dan mampu menjaga jarak keunggulan meski Haverlag/Tagger berusaha mengejar. Pasangan Indonesia-Australia itu akhirnya menutup set pembuka dengan skor 6-2.
Memasuki set kedua, Haverlag/Tagger meningkatkan intensitas permainan. Kedua pasangan terlibat persaingan ketat dan saling mengejar angka. Namun, Haverlag/Tagger mampu memanfaatkan peluang pada fase akhir untuk merebut set kedua dengan skor 7-5.
Pertandingan pun berlanjut ke set penentuan yang menggunakan format super tie-break, yakni pasangan harus lebih dahulu mencapai 10 poin dengan selisih minimal dua angka. Dalam situasi menegangkan, Janice/Hunter mampu menjaga ketenangan dan mengunci kemenangan 10-8 sekaligus memastikan tiket ke partai final.
Minim Kesalahan Sendiri
Secara statistik, Janice/Hunter hanya memenangi 48 persen dari total poin, sedangkan Haverlag/Tagger unggul dengan 52 persen. Namun, pasangan Indonesia-Australia itu tampil lebih efektif dalam mengurangi kesalahan sendiri.
Janice/Hunter tercatat melakukan 25 kesalahan sendiri, lebih sedikit dibandingkan pasangan lawan yang membukukan 40 kesalahan. Mereka juga mencatatkan satu ace dan dua kesalahan servis ganda. Sementara itu, Haverlag/Tagger membukukan enam ace, tetapi melakukan enam kesalahan servis ganda.
Hasil tersebut melanjutkan tren positif Janice/Hunter sepanjang turnamen di Osaka. Pada perempat final, Rabu (21/10), mereka mengalahkan pasangan Taiwan, Ya-Hsin Lee/Fang-Hsien Wu, dengan skor 4-6, 6-3, 10-6 dalam pertandingan selama satu jam 15 menit.
Sebelumnya, pada babak pertama, Janice/Hunter juga tampil meyakinkan dengan menundukkan Ingrid Martins dari Brasil dan Sara Sorribes Tormo dari Spanyol melalui kemenangan dua set langsung, 6-2, 6-2.
Peluang Raih Gelar di Osaka
Keberhasilan mencapai final ganda membuka peluang bagi Janice untuk membawa pulang gelar dari Japan Open 2026. Kesempatan tersebut menjadi momentum penting setelah perjalanannya di nomor tunggal terhenti pada babak 32 besar.
Pada nomor tunggal, Janice harus mengakui keunggulan petenis Amerika Serikat, Ashlyn Krueger, dengan skor 4-6, 4-6.
Kini, Janice bersama Hunter berpeluang menuntaskan kiprah di Osaka dengan gelar juara nomor ganda. Keduanya harus menjaga konsistensi permainan dan meminimalkan kesalahan untuk menghadapi lawan pada partai puncak. (*)