DPRD Karimun Tinjau Blok D, Pedagang Pasar Sore Siap Pindah

Tri Haryono • Dipublikasikan Kamis, 2 April 2026 | 11:30 WIB
Ketua Komisi 2 DPRD Karimun, Rodiansyah, didampingi Direktur Perumda Bumi Berazam Jaya Karimun ketika meninjau lokasi relokasi di Blok D Pasar Maimun. F. Tri Haryono/Batam Pos
Ketua Komisi 2 DPRD Karimun, Rodiansyah, didampingi Direktur Perumda Bumi Berazam Jaya Karimun ketika meninjau lokasi relokasi di Blok D Pasar Maimun. F. Tri Haryono/Batam Pos

 batampos — Rencana relokasi pedagang pasar sore ke Blok D Pasar Puan Maimun mulai menemui titik terang. Sejumlah pedagang menyatakan kesiapan mereka untuk dipindahkan, dengan keyakinan bahwa rezeki tidak akan tertukar.

Ketua Komisi II DPRD Karimun, Rodiansyah, bersama anggota komisi turun langsung meninjau lokasi relokasi, Rabu (1/4). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lapak sebelum relokasi dijadwalkan pada 11 April 2026.

“Hasil peninjauan ini akan kami sampaikan dalam bentuk rekomendasi kepada bupati. Nanti malam juga dijadwalkan pertemuan antara pedagang dengan bupati,” ujarnya.

Baca Juga: Awal April, Kepri Masuki Pancaroba, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

Komisi II menegaskan akan mengakomodasi seluruh kepentingan, baik pedagang maupun pengelola pasar, agar proses relokasi berjalan tanpa menimbulkan polemik.

Sementara itu, Direktur Perumda Bumi Berazam Jaya, H. Muhammad Mahsun, memastikan fasilitas di Blok D sudah siap digunakan. Ia menepis anggapan bahwa lokasi tersebut sulit diakses kendaraan.

“Kalau dilihat langsung, akses jalan tersedia, termasuk area parkir. Tinggal dimaksimalkan saja,” jelasnya.

Menurutnya, penataan di Blok D justru akan memberikan kenyamanan lebih bagi pedagang maupun pembeli. Selain lapak yang lebih tertata, kawasan tersebut juga dinilai lebih representatif dibanding lokasi lama yang berada di pinggir jalan.

“Kami ingin semua lapak terisi optimal. Jangan khawatir, pembeli pasti akan mengikuti,” katanya.

Baca Juga: Diplomasi Hijau Indonesia Jepang, Dua Komodo Dipinjamkan untuk Program Pengembangbiakan

Di sisi pedagang, sikap menerima mulai terlihat. Sugiharto, salah satu pedagang, menegaskan dirinya bersama rekan-rekannya siap direlokasi, meski sebelumnya sempat mengusulkan tetap berjualan di lokasi lama.

“Kita masih punya Tuhan. Di mana pun ditempatkan, rezeki tidak akan ke mana,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Muslim, pedagang yang sudah lebih dulu berjualan di Blok D. Ia optimistis relokasi akan menghidupkan kembali kawasan tersebut.

“Pasti ramai nanti. Justru bagus dipindahkan ke sini, pembeli akan datang,” katanya singkat.

Relokasi ini diharapkan tidak hanya menertibkan pedagang yang selama ini berjualan di badan jalan, tetapi juga menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertata, aman, dan nyaman bagi semua pihak. (*)

Editor : M Tahang
pasar sore Karimun relokasi