Kunjungan Wisman ke Karimun Menurun

Sandi Pramosinto • Dipublikasikan Senin, 6 April 2026 | 17:15 WIB
ANTREAN penumpang yang akan berangkat ke luar negeri terlihat di Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun, Minggu (5/4/2026). F Sandi Pramosinto/Batam Pos
ANTREAN penumpang yang akan berangkat ke luar negeri terlihat di Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun, Minggu (5/4/2026). F Sandi Pramosinto/Batam Pos

Batampos - Kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Karimun, mengalami penurunan dalam triwulan pertama tahun ini. Akibatnya, tingkat hunian hotel dan penginapan juga menurun.

Ketua BPC PHRI Kabupaten Karimun, Agustyawarman mengatakan, penurunan Wisman ke  Karimun dalam tiga bulan terakhir disebabkan adanya beberapa kondisi. " Salah satunya karena dalam dua bulan terakhir ini, Februari dan Maret itu sedang bulan puasa dan juga hari raya," ujarnya saat ditemui kemarin.

Beberapa hotel yang biasa menjadi pilihan Wisman di Karimun, katanya, juga mengalami penurunan tingkat hunian. Tidak ada yang sampai 50 persen kamar yang terisi. Rata-rata 40 persen lebih sedikit. Kemudian, pangsa pasar Wisman yang ke Karimun itu masih menengah ke bawah.

"Selain itu, yang kebanyakan Wisman datang ke Karimun itu dari Malaysia. Hal ini disebabkan jarak tempuh perjalanan dari pelabuhan Malaysia ke Karimun tidak lama. Rata-rata satu jam atau lebih sedikit. Sedangkan, kalau perjalanan dari Singapura ke Karimun jarak tempuh jauh. Butuh waktu 2 jam atau lebih," jelasnya.

Baca Juga: Kemnaker Buka Sertifikasi Ahli K3 Batch 2, Kuota 2.100 Peserta Dibuka 6–12 April

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karimun, M Tahar secara terpisah mengakui jika dalam triwulan atau tiga bulan pertama di 2026. "Kami melihat menurunnya kunjungan WIsman, khususnya dari Malaysia yang banyak ke Karimun karena disebabkan kondisi bulan puasa dan juga hari raya," ungkapnya.

Berdasarkan data untuk dua bulan terakhir, tambahnya, pada Januari dan Februari jumlahnya 11.289 orang. Dan, dari jumlah tersebut didominasi Wisman asal negara Malaysia. Pihaknya juga tidak muluk-muluk bahwa saat ini pangsa pasar Wisman yang ke Karimun itu sebagian besar dari Malaysia dan sisanya dari Singapura. Tapi, dari Amerika atau Eropa bukan tidak ada, jumlahnya tidak banyak dan tujuannya hanya ke Telunas Resort di salah satu pulau di Kecamatan Moro.

''Meski pada tiga bulan pertama tahun ini jumlah WIsman mengalami penurunan, tapi kami tetap optimis target WIsman 70 ribu bisa tercapai. Sebagaimana tahun lalu target Wisman hanya 58 ribu orang. Alhamdulillah, sampai dengan akhir tahun jumlahnya 65.632 orang atau naik 11,42 persen dari target,'' paparnya. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
Kunjungan Wisman ke Karimun kunjungan wisman