Batampos - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Tanjungbalai Karimun meminta pengelola pelabuhan Tanjungbalai Karimun untuk meningkatan fasilitas pelabuhan. Tujuannya agar penumpang yang menggunakan jasa di sana lebih nyaman.
Kepala Kantor KSOP Kelas 1 Tanjungbalai Karimun, Captain Supendi mengatakan, sesuai hasil rapat evaluasi angkutan yang mereka lakukan, ada beberapa poin penting yang menjadi perhatian mereka dan meminta pengelola supaya langsung berbenah.
" Penumpang mengeluhkan AC yang tidak dingin di ruang pelabuhan saat musim Lebaran lalu. Jadi, kami minta itu PT Pelindo 1 Cabang Tanjungbalai Karimun untuk berbenah. Lakukan peningkatan layanan," ujar Supendi, Rabu (15/4/2026).
Ada lagi. Pengelola Pelabuhan Sri Tanjung Gelam, yakni PT (Perseroda) Pelabuhan Karimun juga diminta memperbaiki fasilitas di ponton keberangkatan dan kedatangan penumpang. Karena, di kedua ponton tersebut tidak dilengkapi dengan atap.
"Agar penumpang tidak kepanasan dan kehujanan, maka di kedua ponton harus dipasang atapnya. Sehingga, penumpang yang berangkat dan datang lebih nyaman," ungkapnya.
General Manager Pelindo 1 Cabang Tanjungbalai Karimun, Joni Hutama yang dikonfirmasi secara terpisah membenarkan adanya permintaan peningkatan fasilitas di ruang tunggu pelabuhan domestik.
Baca Juga: Baru Melahirkan di Batam, Wanita Asal Kuala Maras Terseret Kasus Penipuan dan Pencurian Emas
"Betul pendingin di ruang tunggu memang ketika angkutan lebaran kurang dingin. Dan, kita sudah tindaklanjuti dengan menyediakan tambahan AC yang disediakan oleh BUMD. Hanya saja AC tersebut baru sampai mendekati Lebaran dan tukang yang memasangnya libur. Rencananya AC tersebut akan segera dipasang dan ruang tunggu akan kembali nyaman,"terangnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT (Perseroda) Pelabuhan Karimun, Liza B Hilsya menyebutkan, ponton keberangkatan dan kedatangan di Pelabuhan Sri Tanjung Gelam di disain memang tanpa atap. "Pengadaannya itu dulu oleh pihak Dinas Perhubungan dan kami hanya sebagai pengelola saja,"ungkapnya.
Namun begitu, Liza mengatakan terkait permintaan perbaikan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Karimun. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak