Batampos - Sebanyak 1.111 ASN melaksanakan WFH atau bekerja dari rumah, Jumat (17/4/2026). Jumlah ini lebih sedikit dibandingkan minggu lalu.
''Minggu ini yang WFH hanya 24 persen atau 1.111 orang. Sedangkan, minggu lalu itu lebih dari 30 persen. Dari hasil pantauan operator yang bertugas pada bidang absensi diketahui, ada dua orang ASN yang absennya di luar lokasi tempat dia bekerja,'' ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Karimun, Ivit Ivizal kepada Batam Pos, Jumat (17/4/2026).
Dua ASN yang absen bukan pada wilayah kerjanya itu, tambahnya, terdeteksi berada di Batam. Salah satu contohnya, ada satu ASN tersebut lokasi kerjanya di Kundur Barat. Ketika WFH, berarti lokasi kerjanya harus berada di kecamatan di rumah. Jika terbukti memang benar absen di luar wilayah kerja, seperti di Batam, maka sanksinya dianggap tidak masuk (TM).
Baca Juga: Diduga Hilang Kendali, Motor Masuk Parit, Pengendara Meninggal di Sekupang
''Kami masih menunggu klarifikasi dari kedua ASN yang terdeteksi mengisi absen kehadiran di Batam. Dan, klariufikasi tersbeut juga harus disertai dengan bukti. Kemudian, baru tim IT kami akan melakukan verifikasi. Apakah klarifikasi itu benar atau tidak. Karena, Tim IT kami tentunya sudah memasang koordinat wilayah kerja diseluruh Kabupaten Karimun,'' ungkapnya.
Selain melakukan pantauan absensi, kata Ivit, sesuai dengan perintah Bupati Karimun, pihaknya juga melakukan pemantauan langsung ke setiap OPD. Pihaknya membentuk 5 tim yang bergerak turun ke setiap OPD sejak pukul 08.00 WIB. Hasilnya, semua ASN yang work from office (WFO) lengkap di masing-masing OPD. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak