Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Pelajar SD Tewas Tenggelam di Kubangan Bekas Galian Timah

Sandi Pramosinto • Senin, 20 April 2026 | 14:26 WIB
WARGA Desa Gemuruh, Kundur,  mengevakuasi jenazah pelajar SD yang tenggelam dan ditemukan tewas di danau bekas penambangan timah, Minggu (19/4/2026). F Sandi Pramosinto/Batam Pos
WARGA Desa Gemuruh, Kundur,  mengevakuasi jenazah pelajar SD yang tenggelam dan ditemukan tewas di danau bekas penambangan timah, Minggu (19/4/2026). F Sandi Pramosinto/Batam Pos

Batampos -  Pelajar SD tewas tenggelam di kubangan bekas galian timah di Desa Gemuruh, Kundur Barat, Minggu )19/4/2026). Korban berinisial M,12. Ia sempat tenggelam dan ditemukan tewas beberapa jam kemudian.

Camat Kundur Barat, Yusufian membenarkan peristiwa ini. "Sesuai dengan laporan yang kami terima, ada 5 anak yang sedang berenang di danau bekas penambangan timah tersebut," ujarnya saat dihubungi kemarin.

Korban diketahui hilang sekitar pukul 09.30 WIB. Rekan-rekannya yang tidak melihat keberadaan M berenang kemudian berusaha meminta pertolongan warga sekitar. Lokasi danau bekas penambangan timah berada di belakang Kantor Desa Gemuruh.

"Warga yang mendapatkan laporan dari anak-anak langsung melakukan pencarian ke dalam danau. Pemerintah Desa juga sempat menghubungi tim selam PT Timah untuk turun ke lokasi membantu pencarian korban. Akhirnya, pukul 12.00 WIB korban berhasil ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia," ungkap Yusufian.

Baca Juga: Maling Terekam CCTV, Pria Paruh Baya Diciduk di Batuaji

Dari kejadian ini, Pemerintah Kecamatan Kundur Barat mengimbau agar orang tua selalu berhati-hati ketika anaknya melakukan aktivitas di danau tersebut. Pihaknya akan minta pemerintah desa untuk memasang tanda agar tidak berenang di lokasi tersebut. Sehingga, mencegah kejadian serupa terulang.

"Keberadaan lokasi dana bekas penambangan timah tersebut sudah lama ada. Luasnya lebih dari satu hektar. Namun, kedalamannya tidak diketahui berapa meter. Yang jelas keberadaan danau itu sudah ada puluhan tahun lalu dan selama ini fungsi umum danau tersebut tidak ada," ungkap Yusufian. 

Kepala Desa Gemuruh, Ari secara terpisah menyebutkan,  PT Timah (Tbk) mengirimkan 4 penyelam untuk membantu pencarian korban tenggelam. "Kami minta bantu ke PT Timah agar menurunkan tim selam. Alhamdulillah, setelah tim selam melakukan penyelaman akhirnya jenazah korban berhasil ditemukan dan dievakuasi ke darat," terangnya. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#Bekas Galian Timah #Kundur Barat #tewas tenggelam