Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Sebanyak 20. 235 Warga Karimun Dapat Bantuan Pangan

Sandi Pramosinto • Rabu, 22 April 2026 | 16:20 WIB
Pemkab Karimun menyerahkan secara simbolis bantuan pangan dalam bentuk beras dan minyak goreng (Migor) bagi 20.235 warga kurang mampu di Meral, Selasa (21/4/2026) kemarin. F Sandi Pramosinto/Batam Pos
Pemkab Karimun menyerahkan secara simbolis bantuan pangan dalam bentuk beras dan minyak goreng (Migor) bagi 20.235 warga kurang mampu di Meral, Selasa (21/4/2026) kemarin. F Sandi Pramosinto/Batam Pos

Batampos - Pemkab Karimun menyerahkan secara simbolis bantuan pangan dalam bentuk beras dan minyak goreng (Migor) bagi 20.235 warga kurang mampu di Meral, Selasa (21/4/2026) kemarin.

Bupati Karimun, Iskandarsyah mengatakan, program ini merupakan inisiatif Pemerintah Pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang bekerja sama dengan Perum Bulog dan Pemerintah Kabupaten Karimun. 

" Melalui Bantuan Pangan ini dapat menjaga ketahanan pangan dan stabilisasi harga serta sebagai wujud nyata perhatian pemerintah dalam meringankan beban ekonomi masyarakat. Penyaluran secara simbolis diberikan untuk masyarakat penerima manfaat untuk Kecamatan Meral dengan jumlah penerima sebanyak 2.289 KK," ujarnya.

Penyaluran Banpang ini, lanjut Bupati, merupakan alokasi untuk Febuari dan Maret 2026. Setiap penerima manfaat mendapatkan 20 kg beras dan 4 liter Migor. Penyaluran untuk daerah lainnya akan dilakukan untuk hari-hari berikutnya yang akan dilaksanakan oleh Perum Bulog dan Pemerintah Kabupaten Karimun.

" Kami berharap dengan bantuan ini, kebutuhan pangan masyarakat dapat tercukupi, mengingat situasi fluktuasi harga saat ini. Bantuan beras dan Migor membuktikan bahwa negara selalu hadir 
untuk masyarakat. Dan, komitmen pemerintah pusat bersama Bulog untuk membantu meringankan kebutuhan konsumsi pangan harian masyarakat kita," terangnya.  

Bupati mengatakan, melalui proses oleh Pemerintah Pusat. Hal ini untuk memastikan penerima sesuai data yang valid.  Dan beras yang disalurkan  atau didistribusikan melalui proses yang ketat. Tujuannya, untuk memastikan kualitas beras yang  layak untuk dikonsumsi. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#tanjungbalai karimun indonesia #bantuan pangan