Batampos - Pemerintah Pusat telah mencanangkan Koperasi Merah Putih (KMP) di tingkat desa dan kelurahan di seluruh Indonesia, termasuk Tanjungbalai Karimun. Tujuannya, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Di
Kabupaten Karimun sendiri ada 18 gerai KMP di desa dan kelurahan yang sedang proses
pembangunan.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Energi Sumber Daya Mineral Kabupaten Karimun, Basori mengaakan, saat ini ada 18 koperasi yang sedang proses pembangunan. "Totalnya ada 19 gerai yang dibangun, namun baru satu gerai KMP
yang siap dibangun dan 18 proses penyelesaian pembangunan," ujarnya.
Saat ini, sudah ada satu gerai KMP yang beroperasi. Yakni, gerai KMP Desa
Sei Sebesi, Kecamatan Kundur. Artinya, meski gerainya masih dalam proses pembangunan,
namun sudah beroperasi dengan cara menyewa satu bangunan. Untuk gerai lainnya, jika sudah
selesai akan segera beroperasi.
Sementara itu, Kepala Desa Sei Sebesi, Kecamatan Kundur, Nazaruddin secara terpisah
mengatakan, kKMP di desanya sudah beroperasi sejak tahun lalu pasca pencanganan secara
resmi oleh Presiden RI. ''KMP kami sudah berjalan sekitar 8 bulan lalu. Memang, gerai kami
sedang rposes pembangunan. Namun, pertama kali beroperasi kami menyewa satu gedung
kecil,'' ujarnya.
Dikatakannya, komoditas yang dijual di KMP Desa Sei Sebesi saat ini hanya berupa sembako. Hal ini untuk kemudahan masyarakat dana memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk pekerjanya sementara masih dari jajaran pengurus koperasi. Meski demikian, tetap diberikan uang lelah untuk pengganti BBM.
''Barang-barang dagangan sembako yang kami jual ini berasal dari kerja sama pihak ketiga. Insya Allah, jika sudah menempati gerai KMP sendiri, maka barang dagangan yang akan dijual lebih banyak,'' jelasnya. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak