batampos – Tingkat kelulusan pelajar SMA sederajat di Kabupaten Karimun tahun 2026 mencapai 99,92 persen. Dari total 3.545 siswa, sebanyak 3.542 dinyatakan lulus.
Kepala Cabang UPT Dinas Pendidikan Provinsi Kepri di Tanjungbalai Karimun, Zulfan, mengatakan terdapat tiga siswa yang tidak lulus. Ketiganya berasal dari salah satu SMK negeri.
“Ketiganya tidak mengikuti praktik kerja lapangan (PKL) selama enam bulan,” ujarnya, Selasa (5/5).
Baca Juga: 19 Pelajar SMK dan SMA di Kepri Tak Lulus, Kasus Ada yang Menikah Dini
Ia menjelaskan, PKL merupakan syarat wajib bagi siswa SMK. Tanpa mengikuti kegiatan tersebut, siswa tidak memiliki nilai yang bisa dimasukkan dalam penilaian akhir.
Meski tidak mencapai 100 persen, persentase kelulusan tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya seiring bertambahnya jumlah siswa.
Pengumuman kelulusan dilakukan secara daring. Siswa tidak perlu datang ke sekolah dan cukup mengakses hasil dari rumah.
Pihaknya juga berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengantisipasi konvoi kendaraan pasca pengumuman.
Baca Juga: Keren! Murid SDN 003 Batu Aji Luncurkan Karya Langkah Kecil Menggapai Impian
“Alhamdulillah tidak ada konvoi seperti tahun sebelumnya,” kata Zulfan.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Karimun, Muhammad Ali, membenarkan ketiga siswa tersebut tidak menyelesaikan kewajiban di semester akhir.
“PKL merupakan bagian wajib pembelajaran di SMK,” ujarnya. (*)
Editor : M Tahang